Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Suruh Tanam Singkong, Prabowo Ini Menhan Apa Mentan Sih?
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Jokowi Suruh Tanam Singkong, Prabowo Ini Menhan Apa Mentan Sih?
2
Waduh... Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Mundur
Kesehatan
21 jam yang lalu
Waduh... Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Mundur
3
Indonesia Masuki Resesi, PKS Minta Pemerintah Fokus Perhatikan Masyarakat dan Dunia Usaha
Peristiwa
21 jam yang lalu
Indonesia Masuki Resesi, PKS Minta Pemerintah Fokus Perhatikan Masyarakat dan Dunia Usaha
4
FSP Sinergi BUMN Pastikan Kawal Klasterisasi BUMN dan Ciptaker
Ekonomi
16 jam yang lalu
FSP Sinergi BUMN Pastikan Kawal Klasterisasi BUMN dan Ciptaker
5
Istri Meninggal, Ruslan Buton Ajukan Izin Hadiri Pemakaman
Peristiwa
21 jam yang lalu
Istri Meninggal, Ruslan Buton Ajukan Izin Hadiri Pemakaman
6
Gawat... Kata Kemenkeu, Indonesia Sudah Resesi
Ekonomi
19 jam yang lalu
Gawat... Kata Kemenkeu, Indonesia Sudah Resesi
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Bantu Warga Terdampak Covid-19, Cak Imin Sumbang 1.000 Paket di Kupon Makan

Bantu Warga Terdampak Covid-19, Cak Imin Sumbang 1.000 Paket di Kupon Makan
Wakil Ketua Komisi IV DPR F-PKB, Daniel Johan saat peluncuran aplikasi "Kupon Makan". (GoNews.co)
Rabu, 26 Agustus 2020 14:07 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Abdul Muhaimin Iskandar, menjadi donatur tetap di aplikasi 'Kupon Makan'.

Bahkan saat peluncuran aplikasi 'Kupon Makan' di Hotel Kristal Jakarta Selatan, pria yang akrab disapa Gus Ami atau Cak Imin itu langsung membantu 1.000 kupon untuk masyarakat yang terdampak Covid-19.

Demikian diungkapkan politisi PKB yang juga nggota DPR RI Fraksi PKB Daniel Johan saat meluncurkan aplikasi Kupon Makan itu. "Gus Ami atau Cak Imin sendiri telah menjadi salah satu donatur di aplikasi 'Kupon Makan'. Beliau telah menyumbang 1.000 lebih kupon makan untuk masyarakat menengah kebawah yang paling terkena dampak Covid-19," ujar Daniel Johan, Rabu 926/8/2020) di Jakarta.

"Aplikasi ini berangkat dari dampak pandemi Covid-19 hingga kini terus membuat kelumpuhan ekonomi diseluruh negara di dunia. Akibatnya, angka pengangguran secara massif kian bertambah. Bahkan di Indonesia, pertumbuhan ekonomi anjlok menjadi minus 5,32 persen," timpalnya.

Merespon hal tersebut kata Johan, Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan, dampak Covid-19 telah membuat semua pihak harus berpikir keras dan berjuang sampai vaksin corona diluncurkan.

"Pemerintah kita akui sudah bekerja keras untuk mengatasi dampak pandemik ini terutama masalah ekonomi bagi masyarakat miskin melalui bantuan sembako, BLT, dan program-program lainnya dari berbagai kementerian. Para dermawan di luar koordinasi pemerintah, termasuk partai politik pun ikut menjadi bagian penyelamat perut warga di tengah segala keterbatasan. Inilah wajah Indonesia yang selalu bergotong royong dalam menghadapi masalah apa pun itu," kata Johan menirukan ucapan Muhaimin Iskandar.

Untuk kata Daniel Johan Lagi, Gus Ami juga meminta semua pihak, agar tak mengendorkan semangat solidaritas kemanusiaan ditengah pandemi Covid-19. "Ini yang harus terus diperkuat, karena pondasi kemanusiaan di atas segala-galanya, tanpa memandang ras, agama, suku, dan segala perbedaan. Ditengah wabah Covid-19 yang saat ini masih terus meningkat, kita juga harus memikirkan dampak nyata yang dihadapi warga khususnya mereka yang tiba-tiba kehilangan pekerjaan dan pendapatan sehingga untuk memenuhi pangan keluarga sehari-hari saja menjadi sulit," ujar Daniel sembari meminta maaf karena Cak Imin tidak bisa hadir dalam peluncuruan aplikasi tersebut.

Yang pasti kata Dia, meski tidak hadir langsung, Gus Ami adalah sosok penting terbentuknya aplikasi 'Kupon Makan' guna memperkuat solidaritas dan gotong royong di antara kita sesama warga. "Beliau termasuk pencetus Aplikasi ini. Harapannya, aplikasi ini akan mempermudah para dermawan untuk membantu sesamanya yang sedang kesusahan dengan aman dan mudah, cukup dari genggaman smartphone nya di rumah masing-masing, dan dapat ditujukan ke siapa pun, baik yang mereka kenal langsung maupun tidak, by name by addres by number phone, secara tepat dan akurat, tanpa biaya alias gratis, dan terjamin transparan, aman, dan terpercaya," urainya.

Wakil Ketua Komisi IV DPR mengaku, Ide aplikasi 'Kupon Makan' ini muncul saat pandemi Covid-19 muncul di bulan Maret 2020 lalu. "Pada dasarnya kita ingin berusaha membantu memenuhi makan sehari-hari masyarakat yang terdampak Covid-19. Kita juga ingin para pedagang pun dalam pendapatannya bisa meningkat," ungkap Daniel.

Para donatur pun, kata Daniel, dipermudah jika ingin menyalurkan bantuannya agar secara langsung dapat dirasakan masyarakat. "Sekarang ini, banyak donatur yang ingin membantu, kami sedang berusaha mewujudkannya untuk memudahkannya. Kita juga ingin terus membantu sektoril untuk terus berjalan, warteg jalan, mitra warung jalan, yang jual sembako di warung bisa sebagai penyalur bantuan kepada warga. Dan, kita harap Covid-19 cepat berlalu," tandas Daniel.***


wwwwww