Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
19 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
12 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
19 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
4
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
10 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
5
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
20 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
6
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
12 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Masyarakat Wingchun Tak Mau Gabung dengan FWI 

Masyarakat Wingchun Tak Mau Gabung dengan FWI 
Plt Ketua Pengprov WI Jakarta, Gunawan Tjokro didampingi Ario (kiri), Ketua Harian Pengprov WI, Herman Wijaya (kanan) dan Ming Yeoh (belakang)
Rabu, 26 Agustus 2020 22:40 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Ternyata Federasi Wingchun Indonesia (FWI) yang disahkan KONI Pusat dalam Rakernas KONI tidak mendapat pengakuan dari masyarakat wingchun. Mereka mnyatakan tetap berada di bawah naungan Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) yang dipimpin Airlangga Hartarto. 

"Saya mewakili komunitas wingchun Indonesia mengatakan bahwa kami adalah keluarga wushu yang bernaung di PB WI. Dan, kami tidak akan bergabung dengan Federasi Wingchun Indonesia," kata R Ario Bondank, dari perguruan wingchun ACMA Jakarta saat acara pemberian sertifikat keanggotaan bagi perguruan Wingchun/wushu tradisional se-DKI Jakarta yang dilakukan Pengprov WI Jakarta di Gedung KONI DKI Jakarta, Rabu (26/8/2020).

Alasan Ario tetap bergabung dengan wushu karena Federasi Wushu Internasional (IWUF) memasukkan nomor wingchun dalam nomor pertandingan resminya. "IWUF saja selaku federasi resmi internasional saja memasukkan wingchun. Makanya, kami ingin tetap bersama wushu untuk meraih prestasi dalam rangka membawa harum nama bangsa dan negara di ajang internasional," katanya. 

Pemuda berambut kuncir ini mengungkapkan bahwa FWI itu tidak mewakili masyarakat wushu. "Itu hanya ambisi pribadi pak Marthin Kusuma yang selama ini mengkalim dirinya pemilik sah wingchun Indonesia," katanya.

Hal senada juga dilontarkan Ming Yeoh dari perguruan WTC Jakarta. "Kita ingin tetap berada dalam naungan PB WI. Sebab, wingchun itu adalah bagian dari wushu," ujarnya. 

Sama halnya dengan Ario, Pierre Prawira dari Rogue Warrior juga mengakui wingchun memang tidak bisa terpisah dari wushu. "Tidak mungkin ada dua organisasi dalam satu negara diakui IWUF. Terus, FWI mau dibawa kemana?," tanyanya. 

"Ya, kami juga berharap KONI Pusat menganulir keputusan memasukkan Wingchun sebagai anggotanya. Semua itu demi persatuan dan kemajuan olahraga beladiri wushu Indonesia," tambahnya.  ***

wwwwww