Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
18 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
13 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
17 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
14 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
13 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Ekonomi

'Opung Menteri' Bilang, Resesi Bukan Akhir dari Segalanya

Opung Menteri Bilang, Resesi Bukan Akhir dari Segalanya
Minggu, 30 Agustus 2020 20:03 WIB

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, meyakini Indonesia akan baik-baik saja jika pun terjadi resesi ekonomi. Kemerosotan pertumbuhan ekonomi hingga minus pada dua kuartal berturut-turut, disebut bukan lah akhir dari segalanya.

"Kalau itu (resesi) terjadi, bukan akhir dari segala-galanya," kata Luhut dalam seminar virtual terkait UMKM yang diselenggarakan Bank Indonesia, Minggu, 30 Agustus 2020.

Luhut mengatakan, pemerintah tengah berusaha agar kuartal III kali ini pertumbuhan ekonomi mendekati nol sekian persen. Artinya jika mencapai hal tersebut, ada perbaikan ketimbang kuartal sebelumnya, yakni pertumbuhan ekonomi negara terkontrasi minus 5,32 persen.

Sejengkal Lagi Indonesia Resesi, Ini Kata Sri Mulyani

"Kita jangan mau ditakut-takuti dengan hal yang buruk. Terutama pertumbuhan ekonomi yang negatif di kuartal III ini. Yang jelas kami akan berusaha sekuat-kuatnya," katanya.

Luhut mengatakan bahwa optimisme, kekompakan, dan kerja sama dengan banyak pihak yang akan membantu perekonomian Indonesia di masa pandemi Covid-19.

Baca Juga: Ini Dampak Resesi Singapura dan Korea bagi Indonesia

Baru-baru ini saja, Luhut mengaku berkontak dengan salah satu pejabat Bank Dunia, yang mengatakan Indonesia tergolong baik dalam  hal penanganan pemulihan ekonomi ketimbang negara lain.

"Mereka sebut Indonesia lebih mudah recovery karena memiliki komposisi pertumbuhan ekonomi didominasi oleh konsumsi, dibandingkan negara-negara lain yang hanya manfaatkan teknologi saja. Makanya kita siapkan ini," ujarnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Ekonomi, Voli, DKI Jakarta
wwwwww