Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
Peristiwa
22 jam yang lalu
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
2
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
Peristiwa
23 jam yang lalu
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
3
Misterius, Mushola Darussalam Pasar Kemis Dicoret-Coret OTK dengan Tulisan 'Saya Kafir' dan Anti Islam
Peristiwa
12 jam yang lalu
Misterius, Mushola Darussalam Pasar Kemis Dicoret-Coret OTK dengan Tulisan Saya Kafir dan Anti Islam
4
10 Santri Ponpes Selamat dan 15 Petugas UPPKB Subah Positif Covid-19
Kesehatan
13 jam yang lalu
10 Santri Ponpes Selamat dan 15 Petugas UPPKB Subah Positif Covid-19
5
DPR Sampaikan Duka Cita Longsor Tarakan
DPR RI
17 jam yang lalu
DPR Sampaikan Duka Cita Longsor Tarakan
6
Parlemen minta Pemerintah Turunkan Harga Tes Swab
DPR RI
16 jam yang lalu
Parlemen minta Pemerintah Turunkan Harga Tes Swab
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kebakaran Pasar Blauran Makan Korban, Nenek dan Cucunya Tewas Terpanggang

Kebakaran Pasar Blauran Makan Korban, Nenek dan Cucunya Tewas Terpanggang
Senin, 31 Agustus 2020 12:10 WIB
SURABAYA - Sebanyak lima korban dikabarkan tewas dalam insiden kebakaran yang terjadi di sebuah toko elektronik Pasar Blauran, Surabaya, Minggu (30/8/2020).

Kepala Dinas Kebakaran Kota Surabaya, Dedik Irianto seperti dikutip dari Beritajatim.com menjelaskan, ada lima korban yang terjebak di ruko.

Dari kelima korban dikabakan masih dikabarkan adalah satu keluarga. "Korban tertua umur sekitar 60 tahun nenek-nenek, termuda umur 15 tahun diperkirakan dia adalah cucu dari nenek yang kita temukan," kata dia.

Menurutnya, proses pemadaman terhadap toko elektronik yang terbakar itu dilakukan hampir selama dua jam lebih. Pemadaman api yang dilakukan oleh petugas ini dilakukan secara memutar. Tujuannya untuk mengepung api supaya tak merembet ke toko lain.

Mereka diperkirakan tak bisa keluar ruko lantaran pintu pengaman berlapis. Sehingga kesulitan untuk membuka pintu toko yang terlapis etalase, rangka pintu, dan pintu roling tipe harmonika.

"Kejadian kebakaran sekitar pukul 08.00 WIB, empat menit dapat laporan petugas langsung memadamkan api. Tapi petugas kesulitan membua pintu harmonika yang berlapis dan juga ada penghalang etalase. Kalau korban ini ada lima orang meninggal dunia, mereka terjebak di dalam," paparnya.

Tak hanya itu, ada juga pegawai yang diperkirakan menjadi korban kebakaran hebat ini.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran menjelaskan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian. Tim labfor Mabes Polri cabang Surabaya masih mencari tahu dan mengumpulkan bukti. Hanya saja dari penyelidikan awal, lima korban ini terdapat di beberapa titik ruang. Di antaranya di ruang utama, toko, dan juga kamar.

Penyebabnya masih kita dalami. Untuk korban identitasnya nanti kita berikan, yang pasti korban ini ditemukan secara terpisah. Diprediksi korban ada yang hendak keluar menyelamatkan diri tapi terhalang pintu,” paparnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Beritajatim.com
Kategori:Umum, Peristiwa, GoNews Group, Jawa Timur

wwwwww