Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Satu Poin SDGs Tambahan sebagai Terobosan KemendesPDTT
Pemerintahan
10 jam yang lalu
Satu Poin SDGs Tambahan sebagai Terobosan KemendesPDTT
2
Wafat Usai Melahirkan, Makam Anis Dibongkar OTK, 2 Lembar Kain Kafan Hilang
Peristiwa
9 jam yang lalu
Wafat Usai Melahirkan, Makam Anis Dibongkar OTK, 2 Lembar Kain Kafan Hilang
3
Anggota Parlemen Prancis Kabur Saat Lihat Mahasiswi Cantik Berjilbab Ini Hadir di Ruang Pertemuan
Internasional
15 jam yang lalu
Anggota Parlemen Prancis Kabur Saat Lihat Mahasiswi Cantik Berjilbab Ini Hadir di Ruang Pertemuan
4
LaNyalla Terima Gelar Tetue Bebuyutan Rambang Kuang
DPD RI
13 jam yang lalu
LaNyalla Terima Gelar Tetue Bebuyutan Rambang Kuang
5
Menteri Agama Positif Covid-19, Begini Kondisinya Saat Ini
Kesehatan
12 jam yang lalu
Menteri Agama Positif Covid-19, Begini Kondisinya Saat Ini
6
Lima Jenazah WNI Ditemukan di Malaysia, Diduga Ini Penyebab Kematiannya
Internasional
15 jam yang lalu
Lima Jenazah WNI Ditemukan di Malaysia, Diduga Ini Penyebab Kematiannya
Home  /  Berita  /  Politik

Fadel Muhammad: Perkuat Empat Pilar dengan Peran Aktif Seluruh Rakyat

Fadel Muhammad: Perkuat Empat Pilar dengan Peran Aktif Seluruh Rakyat
Rabu, 02 September 2020 12:04 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
DENPASAR - Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad mengajak masyarakat menjaga serta memperkuat Empat Pilar MPR yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Semua nilai dalam Empat Pilar adalah pegangan hidup seluruh anak bangsa. Salah satunya Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara yang tidak bisa diubah.

"Yang perlu dilakukan adalah pelaksanaannya secara benar untuk membangun bersama-sama bangsa ini ke depan menuju cita-cita dan kesejahteraan semua," katanya, dalam acara 'Temu Tokoh Nasional MPR RI Dalam Rangka Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad kerjasama MPR dengan BEM Universitas Mahendradatta, di kota Denpasar, Bali, Selasa (1/9), yang dihadiri Rektor, dosen dan para mahasiswa.

Selanjutnya, UUD NRI Tahun 1945. Sebagai konstitusi negara, UUD memiliki posisi sentral dalam kehidupan ketatanegaraan Indonesia dan menjadi landasan kuat munculnya sebuah Undang-Undang yang tidak boleh bertentangan dengan konstitusi. Jika terjadi, maka salurannya ada di Mahkamah Konstitusi (MK) yang berwenang melakukan uji materi.

Lalu ada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika. Dua nilai ini sangat mendasar bagi bangsa Indonesia dalam merawat persatuan bangsa, apapun kondisinya dengan cara saling menghormati perbedaan yang ada baik suku, agama, ras, adat maupun kepercayaan.

"Hal tersebut telah saya jalankan, ternyata dampaknya sangat baik. Sewaktu saya menjabat Gubernur Gorontalo, saya tidak pernah membeda-bedakan rakyat asli Gorontalo atau para transmigran asal daerah lain seperti Bali dan Jawa, semua sama. Mereka juga sangat berperan dan dapat saya andalkan dalam menjalani program-program saya dibidang pertanian terutama jagung. Hasilnya, kami bisa menaikkan produksi jagung sangat besar dan mendapat pengakuan Pemerintah pusat. Pesan yang ingin saya sampaikan adalah, jika kita tetap bersatu maka bangsa kita akan kokoh dan mampu mewujudkan hal-hal besar," tandasnya.***


wwwwww