Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Satu Poin SDGs Tambahan sebagai Terobosan KemendesPDTT
Pemerintahan
10 jam yang lalu
Satu Poin SDGs Tambahan sebagai Terobosan KemendesPDTT
2
Wafat Usai Melahirkan, Makam Anis Dibongkar OTK, 2 Lembar Kain Kafan Hilang
Peristiwa
9 jam yang lalu
Wafat Usai Melahirkan, Makam Anis Dibongkar OTK, 2 Lembar Kain Kafan Hilang
3
Anggota Parlemen Prancis Kabur Saat Lihat Mahasiswi Cantik Berjilbab Ini Hadir di Ruang Pertemuan
Internasional
15 jam yang lalu
Anggota Parlemen Prancis Kabur Saat Lihat Mahasiswi Cantik Berjilbab Ini Hadir di Ruang Pertemuan
4
LaNyalla Terima Gelar Tetue Bebuyutan Rambang Kuang
DPD RI
13 jam yang lalu
LaNyalla Terima Gelar Tetue Bebuyutan Rambang Kuang
5
Menteri Agama Positif Covid-19, Begini Kondisinya Saat Ini
Kesehatan
12 jam yang lalu
Menteri Agama Positif Covid-19, Begini Kondisinya Saat Ini
6
Lima Jenazah WNI Ditemukan di Malaysia, Diduga Ini Penyebab Kematiannya
Internasional
15 jam yang lalu
Lima Jenazah WNI Ditemukan di Malaysia, Diduga Ini Penyebab Kematiannya
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Puluhan Ribu Kantor Desa Butuh Perhatian

Puluhan Ribu Kantor Desa Butuh Perhatian
Ilustrasi rehabilitasi Kantor Desa. (Foto: Ist. via sinarpaginews)
Kamis, 03 September 2020 08:37 WIB

JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menargetkan, ada 100 kantor Desa di Indonesia yang akan direhabilitasi. Angka ini, jauh lebih kecil dari jumlah kantor Desa yang butuh perhatian.


"Sejak tahun 2017 sudah kami usulkan banyak. Disetujui pada 2017/2018 itu 500 kantor Desa, 2019-nya 200 kantor Desa. Tahun ini hanya 100 kantor desa, karena hanya sebagai stimulan saja," kata Dirjen Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kemendagri, mewakili paparan Sekjen Kemendagri Hudori di hadapan Komisi II DPR RI, Rabu.

Baca Juga: Kemendagri Pastikan Renstra 2021 Sesuai Visi-Misi Presiden

Rabu (2/9/2020) itu, jajaran pejabat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menghadiri rapat dengan Komisi II DPR RI, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta.

"Kalau kita mau hitung jumlah kantor desa yang rusak, di atas 10.000, bahkan yang tidak punya kantor pun sekitar 10.000. Kami sudah berusaha mengusulkan ke Bappenas, tetapi lagi-lagi anggaran terbatas," kata Dirjen Pemdes, Nata.

Sebelumnya, Legislator mempertanyakan kenapa hanya 100 kantor Desa yang dibantu rehabilitasinya oleh Kemendagri? Sekjen menyatakan bahwa selain persoalan terbatasnya anggaran, program ini memang hanya bersifat bantuan Kemendagri kepada daerah.***


Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, Nasional, Pemerintahan

wwwwww