Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
Peristiwa
7 jam yang lalu
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
2
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
Peristiwa
8 jam yang lalu
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
3
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
Sepakbola
11 jam yang lalu
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
4
Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta
Sepakbola
11 jam yang lalu
Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta
5
Hingga 27 September, Kematian Akibat Covid-19 Lebih 1 Juta Orang, Total Terinfeksi 33.018.877
Kesehatan
13 jam yang lalu
Hingga 27 September, Kematian Akibat Covid-19 Lebih 1 Juta Orang, Total Terinfeksi 33.018.877
6
Edarkan Uang Palsu, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Ditangkap Polisi
Peristiwa
12 jam yang lalu
Edarkan Uang Palsu, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Ditangkap Polisi
Home  /  Berita  /  MPR RI

Lewat Program 'Ngompol', Bamsoet Sosialisasikan 4 Pilar MPR ke Milenial

Lewat Program Ngompol, Bamsoet Sosialisasikan 4 Pilar MPR ke Milenial
Kamis, 10 September 2020 22:40 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Perkembangan teknologi dan kemunculan generasi milenial di dunia maya menarik perhatian banyak pihak, tak terkecuali Ketua MPR RI Bambang Soesatyo.




Bamsoet, sapaan akrabnya, melihat potensi milenial melek teknologi ini sebagai cara baru untuk menyosialisasikan Empat Pilar MPR yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Dari situ saya inisiatif untuk menyosialisasikan Empat Pilar lewat  akun YouTube pribadi, Bamsoet Channel," ujarnya saat peluncuran buku Solusi Jalan Tengah dan Jurus Empat Pilar di Suites Hotel, Jakarta, Kamis (10/9/2020).

Tak hanya itu, Bamsoet juga meresmikan podcast barunya untuk menyosialisasikan Empat Pilar. "Podcast ini isinya untuk ngomongin politik (ngompol) kepada para milenial dan santri," jelas Bamsoet.

Ia mengaku, sosialisasi Empat Pilar menjadi penting apabila diarahkan ke generasi milenial dan santri.

Bamsoet juga membuat jargon khusus untuk menarik generasi tersebut. "Harus pakai jargon untuk menarik mereka, seperti 'jangan mengaku milenial kalau enggak ngerti Pancasila. Begitu juga santri, 'jangan mengaku santri kalau enggak ngerti Pancasila'," tutur Bamsoet.

Sebab, Bamsoet menilai bahwa masa depan Indonesia berada di tangan generasi milenial dan Z. "Jadi harapan saya, mereka jangan hanya hafal, tetapi juga mampu mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari," pungkas Bamsoet.***


wwwwww