Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
19 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
12 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
19 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
4
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
10 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
5
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
20 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
6
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
12 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Home  /  Berita  /  MPR RI

Lewat Program 'Ngompol', Bamsoet Sosialisasikan 4 Pilar MPR ke Milenial

Lewat Program Ngompol, Bamsoet Sosialisasikan 4 Pilar MPR ke Milenial
Kamis, 10 September 2020 22:40 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Perkembangan teknologi dan kemunculan generasi milenial di dunia maya menarik perhatian banyak pihak, tak terkecuali Ketua MPR RI Bambang Soesatyo.




Bamsoet, sapaan akrabnya, melihat potensi milenial melek teknologi ini sebagai cara baru untuk menyosialisasikan Empat Pilar MPR yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Dari situ saya inisiatif untuk menyosialisasikan Empat Pilar lewat  akun YouTube pribadi, Bamsoet Channel," ujarnya saat peluncuran buku Solusi Jalan Tengah dan Jurus Empat Pilar di Suites Hotel, Jakarta, Kamis (10/9/2020).

Tak hanya itu, Bamsoet juga meresmikan podcast barunya untuk menyosialisasikan Empat Pilar. "Podcast ini isinya untuk ngomongin politik (ngompol) kepada para milenial dan santri," jelas Bamsoet.

Ia mengaku, sosialisasi Empat Pilar menjadi penting apabila diarahkan ke generasi milenial dan santri.

Bamsoet juga membuat jargon khusus untuk menarik generasi tersebut. "Harus pakai jargon untuk menarik mereka, seperti 'jangan mengaku milenial kalau enggak ngerti Pancasila. Begitu juga santri, 'jangan mengaku santri kalau enggak ngerti Pancasila'," tutur Bamsoet.

Sebab, Bamsoet menilai bahwa masa depan Indonesia berada di tangan generasi milenial dan Z. "Jadi harapan saya, mereka jangan hanya hafal, tetapi juga mampu mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari," pungkas Bamsoet.***

wwwwww