Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
8 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
7 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
2 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
2 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
2 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
6
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
2 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
Home  /  Berita  /  Voli

Program Bedah Rumah: 236.689 Pekerja, Ratusan Daerah, Rp3,77 T

Program Bedah Rumah: 236.689 Pekerja, Ratusan Daerah, Rp3,77 T
Foto: Ist./PUPR
Minggu, 13 September 2020 11:39 WIB

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR mencatat progres program padat karya bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) atau bedah rumah telah menyerap 236.689 tenaga kerja hingga September 2020.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam rilis, Minggu (13/9/2020) menyatakan, program bedah rumah merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat berpenghasilan rendah untuk menghuni rumah yang layak, "sekaligus membuka lapangan pekerjaan sebagai tukang untuk rehabilitasi rumah," karena dilakukan dengan metode padat karya tunai (PKT).

Basuki menjelaskan, untuk peningkatan kualitas rumah berlangsung di 449 kabupaten/kota, sementara pembangunan baru berlangsung di 151 kabupaten/kota dengan alokasi anggaran Rp4,68 triliun.

Tercatat hingga September 2020, realisasi BSPS sudah 80,76 persen senilai Rp3,77 triliun.

Sebelumnya, Kementerian PUPR memperluas cakupan program padat karya tunai (PKT/cash for work) senilai Rp1,2 triliun di 34 provinsi dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi nasional.


Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Voli, Nasional, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww