Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Misterius, Mushola Darussalam Pasar Kemis Dicoret-Coret OTK dengan Tulisan 'Saya Kafir' dan Anti Islam
Peristiwa
18 jam yang lalu
Misterius, Mushola Darussalam Pasar Kemis Dicoret-Coret OTK dengan Tulisan Saya Kafir dan Anti Islam
2
10 Santri Ponpes Selamat dan 15 Petugas UPPKB Subah Positif Covid-19
Kesehatan
19 jam yang lalu
10 Santri Ponpes Selamat dan 15 Petugas UPPKB Subah Positif Covid-19
3
DPR Sampaikan Duka Cita Longsor Tarakan
DPR RI
23 jam yang lalu
DPR Sampaikan Duka Cita Longsor Tarakan
4
Parlemen minta Pemerintah Turunkan Harga Tes Swab
DPR RI
22 jam yang lalu
Parlemen minta Pemerintah Turunkan Harga Tes Swab
5
Pembahasan Omnibuslaw Ciptaker di Hotel sesuai Tatib, Parlemen Menjelaskan
DPR RI
7 jam yang lalu
Pembahasan Omnibuslaw Ciptaker di Hotel sesuai Tatib, Parlemen Menjelaskan
6
DPD RI Tanggung Jawab Penguatan Otonomi Daerah
Politik
18 jam yang lalu
DPD RI Tanggung Jawab Penguatan Otonomi Daerah
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Program Bedah Rumah: 236.689 Pekerja, Ratusan Daerah, Rp3,77 T

Program Bedah Rumah: 236.689 Pekerja, Ratusan Daerah, Rp3,77 T
Foto: Ist./PUPR
Minggu, 13 September 2020 11:39 WIB

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR mencatat progres program padat karya bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) atau bedah rumah telah menyerap 236.689 tenaga kerja hingga September 2020.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam rilis, Minggu (13/9/2020) menyatakan, program bedah rumah merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat berpenghasilan rendah untuk menghuni rumah yang layak, "sekaligus membuka lapangan pekerjaan sebagai tukang untuk rehabilitasi rumah," karena dilakukan dengan metode padat karya tunai (PKT).

Basuki menjelaskan, untuk peningkatan kualitas rumah berlangsung di 449 kabupaten/kota, sementara pembangunan baru berlangsung di 151 kabupaten/kota dengan alokasi anggaran Rp4,68 triliun.

Tercatat hingga September 2020, realisasi BSPS sudah 80,76 persen senilai Rp3,77 triliun.

Sebelumnya, Kementerian PUPR memperluas cakupan program padat karya tunai (PKT/cash for work) senilai Rp1,2 triliun di 34 provinsi dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi nasional.


Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Pemerintahan, Nasional, GoNews Group, DKI Jakarta
wwwwww