Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
22 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
15 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
3
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
15 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
15 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
21 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
20 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  MPR RI

Gus Jazil: Negara Harus Hadir Bantu UMKM Terdampak Pandemi

Gus Jazil: Negara Harus Hadir Bantu UMKM Terdampak Pandemi
Jum'at, 18 September 2020 13:11 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Wakil Ketua MPR, Jazilul Fawaid, mengatakan pandemi Covid-19 berdampak sangat luas hampir di semua sektor termasuk industri dan UMKM yang tidak bisa berproduksi karena permintaan berkurang.

Akibatnya, aliran keuangan tersendat sehingga yang terpaksa merumahkan banyak pekerjanya. "Saya sendiri langsung menyambangi salah satu pabrik di wilayah Kabupaten Bandung yang dikenal luas sebagai basis usaha tekstil baik tingkat kecil sampai industri besar yang mempekerjakan ratusan hingga ribuan pekerja. Memang terasa sekali dampak pandemi ini. Pasar sangat lesu, ini sangat mengkhawatirkan," katanya, usai acara Sosialisasi Empat Pilar MPR kerjasama MPR dengan PC Fatayat NU Kabupaten Bandung, di Graha Alif, Kecamatan Solokan Jeruk, Bandung, Jawa Barat, Jumat (18/9/2020).

Hadir dalam acara yang mengikuti protokol kesehatan ketat tersebut, para anggota MPR Cucun Ahmad Syamsurijal, Syaiful Huda, dan Yanuar Prihatin.  Hadir juga antara lain Rais Syuriyah PCNU Kab. Bandung KH. Haidar Mustafa Kamal, Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Bandung KH. Asep Jamaludin, tokoh masyarakat setempat dan anggota Fatayat serta masyarakat sekitar.

Pimpinan MPR dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang biasa disapa Gus Jazil ini melihat Pemerintah mesti membantu para pekerja dengan memberikan bantuan langsung.

Ini dimaksudkan agar para pekerja tidak terlalu terpuruk di masa sulit ini. Di sisi lain, para pemilik pabrik dan pelaku UMKM juga harus mendapatkan perhatian. Misalnya dengan memberikan keringanan dalam pembayaran cicilan kredit perbankan.

"Hal tersebut mesti segera dilakukan agar industri dan UMKM di Bandung dan daerah-daerah lainnya bisa bertahan dalam menghadapi pandemi ini," tambahnya.

Gus Jazil mengungkapkan, skema ke arah tersebut sudah ada dan memang sudah menjadi agenda pemerintah yakni melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). "Itu baik menurut saya. Namun, eksekusi di lapangan saya harapkan lebih cepat, presisi, tepat waktu dan sasaran," tegasnya.

Pada intinya, lanjut Gus Jazil, pandemi ini masalah seluruh rakyat Indonesia. Untuk itu, semua mesti saling membantu, saling toleransi dan dukung selalu upaya-upaya yang dilakukan baik oleh masyarakat maupun pemerintah dalam melawan pandemi ini.***

wwwwww