Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Terungkap, Saudara Jokowi Dibunuh di Kandang Ayam karena Urusan Utang Piutang
Peristiwa
14 jam yang lalu
Terungkap, Saudara Jokowi Dibunuh di Kandang Ayam karena Urusan Utang Piutang
2
WhatsApp Business akan Luncurkan Fitur Baru
Umum
13 jam yang lalu
WhatsApp Business akan Luncurkan Fitur Baru
3
Terungkap Tabir Uang di Rekening Cleaning Service Kejagung Tajir
MPR RI
18 jam yang lalu
Terungkap Tabir Uang di Rekening Cleaning Service Kejagung Tajir
4
Peringati Hari Santri, Gus Jazil Gandeng Anak Jalanan dan Kaum Marjinal
Peristiwa
18 jam yang lalu
Peringati Hari Santri, Gus Jazil Gandeng Anak Jalanan dan Kaum Marjinal
5
Pengamat Dorong Penguatan Peran Bakohumas
Politik
14 jam yang lalu
Pengamat Dorong Penguatan Peran Bakohumas
6
Pandemi Covid 19 Bisa Jadi Momentum Penataan Ulang Olahraga Indonesia
Olahraga
15 jam yang lalu
Pandemi Covid 19 Bisa Jadi Momentum Penataan Ulang Olahraga Indonesia
Home  /  Berita  /  DPR RI

DPR minta Cakada jadi 'Influencer' Protokol Kesehatan

DPR minta Cakada jadi Influencer Protokol Kesehatan
Foto: Ist.
Selasa, 22 September 2020 15:10 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin mendukung hasil keputusan rapat Komisi II DPR dengan Pemerintah yang telah memutuskan pelaksanaan Pilkada Serentak untuk tetap dilaksanakan pada 9 Desember 2020.

Untuk itu, kata Aziz kepada Wartawan Parlemen, Selasa (22/9/2020), dirinya mengharapkan agar para calon kepala daerah (Cakada) dapat menjadi ikon protokol kesehatan dalam momentum Pilkada Serentak untuk dijadikan sebagai peningkatan kesadaran akan pentingnya protokol kesehatan.

"Perppu atau revisi PKPU dibutuhkan untuk mendorong para calon menjadi influencer akan pentingnya penerapan disiplin protokol kesehatan dalam tahapan tahapan pilkada seperti penetapan nomor urut, masa kampanye, pemilihan dan penghitungan suara," kata Aziz.

Politisi Golkar itu menjelaskan bahwa pelaksanaan pesta demokrasi bukan hal yang mustahil di tengah pandemi covid 19. Singapura dan Perancis telah berhasil melaksanakan pemilihan umum dengan sukses di skala makro.

"Pilkada serentak menjadi tanggung jawab kita bersama, bagi yang tidak mampu menjalankan protokol kesehatan dan mengkampanyekan protokol kesehatan sebagaimana mestinya maka perlu diberikan sanksi tegas," tegasnya.

Politisi asal Dapil Lampung itu optimis KPU mampu menyelengarakan Pilkada serentak dengan sukses jika di dukung dan saling gotong royong seluruh pihak yang selalu mengingatkan dan menerapkan protokol kesehatan.

"Jadikan momentum ini menjadi titik kesadaran akan pentingnya menjalankan kehidupan normal dalam koridor Protokol Kesehatan. Mari kita buktikan kepada dunia bahwa kita mampu menjalankan proses demokrasi dengan baik di masa pandemi," ujarnya.

Roda pemerintahan dan ekonomi harus tetap berjalan. Cakada harus menjadi garda terdepan dalam mempromosikan akan Kenormalan Baru dengan taat menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, DPR RI, Nasional, Politik
wwwwww