Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ciptaker Untungkan Keuangan Syariah Menurut LDK PP Muhammadiyah
Ekonomi
5 jam yang lalu
Ciptaker Untungkan Keuangan Syariah Menurut LDK PP Muhammadiyah
2
Jokowi: Semangat Sumpah Pemuda Harus Tetap Ada
GoNews Group
24 jam yang lalu
Jokowi: Semangat Sumpah Pemuda Harus Tetap Ada
3
MPR Minta Pemerintah Prioritaskan Pendidikan Nasional
Pendidikan
21 jam yang lalu
MPR Minta Pemerintah Prioritaskan Pendidikan Nasional
4
Alasan MPR Puji Langkah Gubernur Yogyakarta Hadapi Covid-19
Nasional
21 jam yang lalu
Alasan MPR Puji Langkah Gubernur Yogyakarta Hadapi Covid-19
5
BAZNAS Resmikan Balai Ternak 'Mendo Manbumi'
Ekonomi
20 jam yang lalu
BAZNAS Resmikan Balai Ternak Mendo Manbumi
6
Pemuda Diminta Bersiap jadi Pemimpin
Nasional
20 jam yang lalu
Pemuda Diminta Bersiap jadi Pemimpin
Home  /  Berita  /  Pendidikan

Operator Seluler Ini Dukung Penuh Program Bantuan Internet PJJ

Operator Seluler Ini Dukung Penuh Program Bantuan Internet PJJ
Ilustrasi: Ist. via Harapan Rakyat
Sabtu, 26 September 2020 23:29 WIB
JAKARTA - Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) menyatakan, "sepenuhnya mendukung pemerintah," dalam penyelenggaraan program bantuan kuota internet untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Kuota sebesar 20GB per bulan untuk peserta didik PAUD, 35GB per bulan untuk pelajar SD-SMA, 42GB untuk pengajar PAUD, SD hingga SMA, dan 50GB untuk mahasiswa dan dosen, akan diberikan mulai September hingga Desember 2020, untuk nomor ponsel Telkomsel, Indosat Ooreedoo, XL Axiata, 3 (Tri) dan Smartfren.

Bantuan tersebut diberikan dalam dua tahap setiap bulan, untuk bulan pertama pada 22-24 September dan 28-30 September. Pada bulan kedua, data internet akan didistribusikan pada 22-24 Oktober dan 28-30 Oktober.

Untuk bulan ketiga dan keempat, operator seluler akan mengirim kuota bantuan secara bersamaan, yaitu 22-24 November dan 28-30 November.

Tarif untuk data kuota internet tersebut, diatur melalui kebijakan Kemendikbud, kata ATSI dalam keterangan tertulis, Sabtu (26/9/2020).

Seperti diketahui, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada Jumat (25/9) meluncurkan program bantuan kuota internet untuk pelajar dan pengajar di Indonesia. Kuota yang diterima pelajar dan pengajar akan terbagi ke dalam; kuota umum untuk akses ke semua aplikasi, dan kuota belajar untuk akses ke aplikasi belajar tertentu.

Penyaluran, pihak yang menerima dan hal teknis terkait bantuan ini diatur dalam Peraturan Sekretaris Jenderal Nomor 14 Tahun 2020 mengenai Petunjuk Teknis Bantuan Kuota Data Internet Tahun 2020.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Pendidikan, Pemerintahan, Nasional, GoNews Group, DKI Jakarta
wwwwww