Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
19 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Olympic

Ingin Demo ke DPR, Puluhan Ribu Buruh Bekasi-Tangerang Diadang Ribuan Personel Polisi

Ingin Demo ke DPR, Puluhan Ribu Buruh Bekasi-Tangerang Diadang Ribuan Personel Polisi
Aparat Kepolisian bersiaga di Tangerang. (Istimewa)
Senin, 05 Oktober 2020 14:48 WIB
TANGERANG - Upaya maksimal dilakukan pihak kepolisian yang dibantu TNI untuk mengadang para buruh yang akan pergi menuju Gedung DPR/MPR untuk melakukan unjuk rasa.

Seperti yang dihadapi puluhan ribu buruh di Bekasi dan Tangerang yang diadang ribuan aparat kepolisian dan TNI saat hendak menuju Gedung DPR RI Jakarta untuk menggelar aksi menolak RUU Cipta Kerja.

Kabar tersebut dibenarkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Riden Hatam Azis. Puluhan ribu buruh dari berbagai daerah di sekitar Ibukota Jakarta, kata Riden, diadang oleh aparat gabungan TNI-Polri.

"Sangat benar (diadang), jadi Polri juga dibantu TNI saya lihat, full power itu backup bahwa massa aksi yang tujuannya ke DPR RI hari ini enggak bisa ada yang lolos satu pun," ujar Riden kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (5/10).

Bahkan, lanjut Riden, massa buruh dari Bogor, Cilegon, dan Serang yang sudah tiba di Gedung DPR RI pun diadang sebelum sampai ke tujuan untuk kemudian diarahkan kembali ke daerah masing-masing.

"Bahkan ada beberapa yang lolos dari Bogor, Cilegon, Serang itu langsung sama mereka, disterilkan di DPR RI. Sama aparat disuruh balik kanan," ungkap Riden.

Untuk di Kabupaten Bekasi dan Tangerang, ungkap Riden, aparat kepolisian mengadang massa buruh dari tempat titik kumpul.

Kawasan MM Bekasi ditutup semua itu, bus-busnya berderet, massa sudah kumpul. Dari Tangerang kan ngumpul di sekretariat, nah disitulah Polisi mengadangnya. Kalau Bekasi di kawasan Ejip, sudah dijaga Shabara, Brimob, lengkap. Informasinya di Bekasi ada seribuan polisi," tutup Riden.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Rmol.id
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww