Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
16 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
14 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
8 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
9 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
9 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Home  /  Berita  /  Voli

Anggaran 25 Juta Keping KTP-el sudah Dipenuhi, Kemendagri Dorong Pencetakan KTP-el Pemilih Pilkada 2020

Anggaran 25 Juta Keping KTP-el sudah Dipenuhi, Kemendagri Dorong Pencetakan KTP-el Pemilih Pilkada 2020
Foto: Puspen Kemendagri
Rabu, 07 Oktober 2020 12:33 WIB
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, meminta Korps Dukcapil agar proaktif mendorong masyarakat yang belum memiliki KTP-el untuk segera mengurus KTP-el. Pasalnya, dokumen itu merupakan syarat yang digunakan untuk memilih pada saat pemungutan suara 9 Desember 2020 mendatang.

"KTP-el harus dicetak tidak boleh lagi menerbitkan surat keterangan. Anggaran untuk pengadaan blanko sebanyak 25 juta keping sudah dipenuhi Kemenkeu. Kekurangan blanko tidak boleh terjadi lagi. Seluruh Dukcapil menggenjot maksimal pencetakan KTP-el. Bagi pemilih pemula dan penduduk wajib KTP sudah harus sudah memiliki KTP-el sebelum Hari-H pemungutan suara berlangsung," tegas Mendagri kepada sekitar 1.000 peserta Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dukcapil 2020 melalui aplikasi Zoom di Jakarta, Selasa (6/10/2020).

Untuk itu, Dinas Dukcapil diminta merekap kebutuhan blangkonya dengan berkoordinasi dengan Dirjen Dukcapil agar kebutuhan tersebut dapat dipenuhi.

"Nah, ini saya minta perhatian betul karena ini menyangkut masalah sistem demokrasi kita, jangan sampai nanti yang mereka memiliki hak untuk memilih kehilangan hak pilih karena tidak memiliki identitas diri. Dan identitas diri ini yang paling utama sekali lagi adalah KTP elektronik," kata Mendagri.

Mengutip keterangan Pusat Penerangan (Puspen) Kemendagri, Rabu (7/10/2020), sejauh ini perekaman KTP-el di bawah Dirjen Dukcapil telah mencapai angka lebih 98 persen. Mendagri mengapresiasi capaian tersebut.

Mendagri Tito menyatakan, Data Dukcapil menjadi data yang dibutuhkan oleh KPU dan Bawaslu. "DPT yang berasal dari Dukcapil terus diperbarui, termasuk perbaikan data yang berasal dari penundaan Pilkada, yaitu ada penambahan jumlah pemilih pemula,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Voli, Metropolitan, Nasional, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww