Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
9 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
11 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
4
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
10 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
5
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Ekonomi
14 jam yang lalu
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
8 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Akhirnya Polisi Pukul Mundur Massa Demo Omnibus Law di Harmoni

Akhirnya Polisi Pukul Mundur Massa Demo Omnibus Law di Harmoni
Istimewa.
Jum'at, 09 Oktober 2020 01:16 WIB
JAKARTA - Massa aksi demonstrasi tolak Omnibus Law Cipta Kerja di Simpang Harmoni, Jakarta Pusat, dipukul mundur oleh aparat kepolisian.

Dilansir dari CNNIndonesia.com, polisi mulai memukul mundur massa sekitar pukul 23.50 WIB dengan mengerahkan kendaraan taktis Barracuda dan menembakkan gas air mata ke arah massa.

Massa yang ditembaki gas air mata lalu berlarian mundur ke arah Jalan Hasyim Asyari dan menyebar ke beberapa titik. Selain itu, juga ada beberapa massa yang diamankan aparat.

Hingga berita ini ditulis, polisi masih terus memukul mundur massa dengan menembaki gas air mata.

Diketahui Simpang Harmoni menjadi salah satu titik demonstrasi menolak Omnibus Law Cipta Kerja pada hari ini.

Di lokasi ini situasi sempat beberapa kali memanas antara aparat dengan massa. Bahkan barikade polisi sempat dipukul mundur dan massa menguasai simpang Harmoni.

Sebelumnya massa juga sempat membakar pos polisi yang persis berada di simpang Harmoni.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:CNNIndonesia.com
Kategori:Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww