Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
14 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
13 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
8 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
8 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
8 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
8 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Home  /  Berita  /  Olympic

Amankan Aksi Tolak Omnibus Law, 200 Personel Brimob Maluku Dikirim ke Jakarta

Amankan Aksi Tolak Omnibus Law, 200 Personel Brimob Maluku Dikirim ke Jakarta
Ilustrasi. (suara)
Senin, 12 Oktober 2020 11:29 WIB
AMBON - Sebanyak 200 personel Anggota Brimob dari Kepolisian Daerah (Polda) Maluku diberangkatkan ke Jakarta untuk mengamankan aksi unjuk rasa penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Pemberangkatan 200 personel tersebut dilepas langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol Baharudin Djafar di Lapangan Letkol (Purn) Chr Tahapary Polda Maluku, kawasan Tantui Kota Ambon pada Minggu (11/10/2020).

Dalam arahannya, Baharudin mengingatkan Danyongas, para Dankigas serta Danton sebagai komandan pasukan agar memperhatikan anggotanya saat melakukan tugas dan selalu mengawasi setiap pergerakan para anggota.

"Bagi para anggota agar mengikuti perintah Komandan yang telah memberikan arahan dalam melaksanakan tugas pengamanan aksi unjuk rasa dan tetap selalu beribadah kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa," ujarnya seperti dilansir GoNews.co dari Suara.com.

Dia juga memaparkan, jalankan dengan baik dan ikhlas tugas saat pengamanan unjuk rasa serta lakukan secara persuasif dan humanis karena masyarakat yang berunjuk rasa adalah saudara sendiri bukan sebagai musuh.

"Keinginan saya selaku Kapolda Maluku, personel yang berangkat BKO dari Ambon ke Jakarta berjumlah 200 orang dan harus kembali dalam kondisi sehat ke Polda Maluku dengan jumlah yang sama," ucapnya.

Lebih lanjut, dia juga meminta para anggota menjalin komunikasi dengan baik dengan sesama para petugas baik dari internal Polri maupun dari personel TNI ketika bertugas di Ibu Kota Jakarta.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta, Maluku
wwwwww