Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jazilul Fawaid Dianugerahi Anggota Kehormatan Pagar Nusa Lamongan
Peristiwa
18 jam yang lalu
Jazilul Fawaid Dianugerahi Anggota Kehormatan Pagar Nusa Lamongan
2
Keroyok Prajurit TNI di Bukittinggi, 2 Anggota Klub Harley Jadi Tersangka
Hukum
17 jam yang lalu
Keroyok Prajurit TNI di Bukittinggi, 2 Anggota Klub Harley Jadi Tersangka
3
Zakat jadi Pengurang Pajak, Anis: Butuh Kajian Mendalam
Ekonomi
18 jam yang lalu
Zakat jadi Pengurang Pajak, Anis: Butuh Kajian Mendalam
4
Ada Ancaman Penembakan, Begini Momen 2 Prajurit TNI Dikeroyok Klub Harley
Peristiwa
18 jam yang lalu
Ada Ancaman Penembakan, Begini Momen 2 Prajurit TNI Dikeroyok Klub Harley
5
Soal Komentar Robert Alberts, Erwin: Tanpa Data dan Bukti
Sepakbola
20 jam yang lalu
Soal Komentar Robert Alberts, Erwin: Tanpa Data dan Bukti
6
Kemlu Sebut Seluruh WNI di Turki Selamat dari Gempa dan Tsunami
Internasional
19 jam yang lalu
Kemlu Sebut Seluruh WNI di Turki Selamat dari Gempa dan Tsunami
Home  /  Berita  /  Nasional

Indonesia akan Membahas COVAX, Sebuah Fasilitas Akses Global Vaksin Covid19

Indonesia akan Membahas COVAX, Sebuah Fasilitas Akses Global Vaksin Covid19
Gambar: Ist./gavi.org
Senin, 12 Oktober 2020 12:29 WIB
JAKARTA - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, akan melakukan pertemuan dengan Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) serta perwakilan Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi (GAVI) dan Koalisi Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi (CEPI), kata Antara.

Pertemuan Menlu Retno yang didampingi oleh Menteri BUMN dan tim Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI itu, disebut guna membahas inisiatif COVAX.

Lansiran yang dikutip GoNews.co, Senin (12/10/2020) itu menyebut, melalui COVAX atau Fasilitas Akses Global Vaksin COVID-19, GAVI bertugas mengoordinasi pengadaan vaksin, sementara CEPI yang memantau riset dan pengembangan calon vaksin.

Lewat inisiatif COVAX, pembelian vaksin COVID-19, jika telah tersedia, akan dilakukan lewat satu pintu yaitu dari Divisi Pengadaan UNICEF di Kopenhagen, Denmark---salah satu sarana pengadaan bantuan kemanusiaan terbesar di dunia.

Dalam skema kerjasama itu, UNICEF bertugas mengoordinasi pembelian dan pengiriman vaksin COVID-19 ke lebih dari 140 negara, termasuk Indonesia, agar setiap negara punya akses yang setara dan terjangkau pada anti virus SARS-CoV-2.

Agenda ini, sejalan dengan lawatan Menlu RI dan Rombongan ke Inggris dan Swiss. Yang menurut Menlu Retno, "Tujuan utama dari perjalanan ini antara lain mengamankan komitmen dari sumber lain untuk vaksin COVID-19 dalam rangka kerja sama vaksin bilateral,".

Tujuan kunjungan pemerintah RI ke Inggris dan Swiss juga untuk mendorong penguatan kerja sama jangka menengah dan jangka panjang antara produsen vaksin dalam negeri PT Bio Farma dengan mitranya di luar negeri.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, Kesehatan, Internasional, Nasional
wwwwww