Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
19 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Wakil Ketua MPR Apresiasi Peningkatan Peran Perempuan dalam Pembangunan

Wakil Ketua MPR Apresiasi Peningkatan Peran Perempuan dalam Pembangunan
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat. (Istimewa)
Jum'at, 23 Oktober 2020 19:45 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengapresiasi langkah Pemerintah yang terus meningkatkan peran perempuan dalam kegiatan pembangunan.

Pernyataan Lestari itu menyikapi langkah transformasi dan inovasi di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berkomitmen memberi kesempatan perempuan menjadi pimpinan di sejumlah BUMN.

"Makin banyak perempuan yang dipercaya untuk memegang posisi penting, termasuk menjadi pimpinan BUMN, merupakan bagian dari potret kemajuan sumber daya manusia suatu bangsa," kata Rerie, sapaan akrab Lestari, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/10).

Langkah Pemerintah itu, menurut Rerie,memperlihatkan bahwa kemampuan perempuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi tidak kalah dengan kaum pria.

Legislator Partai NasDem itu menegaskan, saat ini kiprah perempuan di berbagai bidang semakin nyata.

Di bidang politik, jelasnya, bahkan telah diatur dalam UU yang memberikan persyaratan minimal 30% calon legislatif perempuan dari satu partai politik, untuk bisa bersaing di panggung politik pemilu legislatif.

Pada era ini, ujar Rerie, tidak boleh lagi ada sentimen gender di balik kebijakan. Tujuannya, tegas Rerie, untuk memberdayakan perempuan.

"Perempuan bukan kompetitor bagi pria atau sebaliknya. Keduanya merupakan dwitunggal yang harus diberikan kesempatan yang sama untuk membangun bangsa," pungkas Rerie.***

wwwwww