Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
13 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
11 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
12 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
11 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
10 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Olympic

PKB Minta Polri Usut Tuntas Praktik Jual Beli Senjata Ilegal ke KKB di Papua

PKB Minta Polri Usut Tuntas Praktik Jual Beli Senjata Ilegal ke KKB di Papua
Kelompok Kriminal Bersenjata (KBB) Papua. (Foto: Istimewa)
Selasa, 27 Oktober 2020 15:30 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP PKB sekaligus Anggota Komisi III DPR RI, Jazilul Fawaid, meminta Polri segera mengusut tuntas praktik jual beli senjata ilegal yang melibatkan oknum Brimob ke kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

"Segera ditindak sesuai hukum yang berlaku dan usut siapa saja yang terlibat," ujar Jazilul Fawaid kepada wartawan, Selasa (27/10/2020) di Jakarta.

Dengan demikian kata Wakil Ketua MPR RI itu, kejadian serupa tidak akan terulang. "Jika terbukti hukum yang setimpal untuk memberikan efek jera. Jangan sampai kejadian ini terulang di kemudian hari," tegasnya.

Terlebih lagi, kasus jual beli senjata ilegal tersebut sudah berlangsung lama. Menurut pengakuan Juru Bісаrа Tеntаrа Pеmbеbаѕаn Nasional Papua Barat Orgаnіѕаѕі Papua Merdeka (TPNPB OPM), Sеbbу Sambom, ѕеnjаtа-ѕеnjаtа yang dіgunаkаn ріhаknуа dibeli dari оknum араrаt keamanan Indonesia. Bаhkаn, ѕеnjаtа-ѕеnjаtа itu dіdаtаngkаn dаrі Jakarta.

"Sekali lagi Polri harus bertindak tegas," urainya.

Sementara itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan, Polri akan berkomitmen dan menindak tegas oknum polisi yang terlibat dalam perdagangan sejata api. Pasalnya kata Awi, perbuatan tersebut telah merusak citra dan nama baik kepolisian.

"Untuk kasus oknum Brimob berinisial Bripka JH, sudah diamankan karena diduga menjual senjata api kepada Kelompok Kriminial Bersenjata (KKB)," kata Awi saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (26/10) kemarin.

Sebelumnya, pada Kamis (21/10) lalu, tim gabungan TNI-Polri mengamankan oknum Brimob tersebut karena diduga menjual senjata api jenis M-16 dan M4 kepada KKB. Dalam pengamanan itu, tim gabungan TNI-Polri telah menyita dua pucuk senapan serbu jenis M-16 dan M4 sebagai barang bukti. Diduga KKB akan menggunakan senjata tersebut untuk mengganggu Kamtibmas di Papua.***

wwwwww