Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
19 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
20 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
20 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
19 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Nasional
20 jam yang lalu
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Home  /  Berita  /  Beladiri

Sebelum Tewas Digorok, Suami di Pasuruan Sempat Hajar Istri Siri

Sebelum Tewas Digorok, Suami di Pasuruan Sempat Hajar Istri Siri
Tersangka istri yang bunuh suami (Foto: Istimewa)
Senin, 02 November 2020 21:55 WIB
PASURUAN - Silfia Anggraini (39) warga Desa/Kecamatan Nguling, Pasuruan, tega membunuh suaminya sendiri, Eko Setyo Budi (35). Sebelum terjadi pembunuhan, terjadi pertengkaran hebat antara keduanya.

"Mereka sebelumnya terlibat pertengkaran hebat," kata Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman kepada wartawan, Senin (2/11/2020).

Arman menjelaskan pertengkaran bermula saat korban meminta paksa uang tabungan tersangka sebesar Rp 500 ribu. Namun ditolak dengan alasan akan dikirim ke anaknya yang ada di Malang. Menurut Arman, anak tersebut merupakan anak dari suami sebelumnya. Pelaku sendiri merupakan istri siri korban. Keduanya sama-sama bekerja sebagai pengamen.

"Tersangka menghalangi korban yang hendak menuju kamar di mana tersangka menyimpan uang. Korban marah dan memaksa dengan cara menarik kerah daster tersangka hingga tersingkirkan dari pintu kamar," terang Arman menyampaikan keterangan tersangka.

Korban akhirnya berhasil mengambil uang, namun tersangka tetap berusaha menahan. Korban naik pitam lalu memukul kepala dan menendang serta menginjak perut tersangka.

Tersangka berteriak minta tolong ke tetangga namun korban membungkam mulutnya. Tersangka diam dan mengalah lalu korban keluar rumah. Pertengkaran sementara mereda.

Beberapa saat kemudian, korban masuk rumah dan mengajak tersangka berhubungan badan. Namun tersangka menolak. Sempat marah-marah lagi, korban akhirnya pergi ke kamar tidur.

Saat korban tidur, tersangka mengambil pisau dapur dan menggorok leher korban. Setelah korban tewas, tersangka mencuci tangannya yang penuh darah.

Setelah itu, tersangka berteriak meminta tolong tetangga. Ia memberikan keterangan jika korban bunuh diri.

Eko Setyo Budi tewas di dalam kamarnya dengan leher tersayat, Kamis (29/11), pukul 05.30 WIB. Tersangka awalnya memberikan keterangan ke polisi bahwa korban tewas bunuh diri. Namun polisi yang curiga akhirnya mengetahui bahwa korban ternyata dibunuh oleh istrinya sendiri.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:Olympic, Beladiri, Jawa Timur
wwwwww