Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
9 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
8 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
3 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
3 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
3 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
6
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
3 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Sultan Samma Ogah Porsir Latihan

Sultan Samma Ogah Porsir Latihan
Selasa, 03 November 2020 19:00 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SAMARINDA - Meski dipastikan tak berkompetisi hingga akhir tahun ini, Sultan Samma ogah berleha-leha. Gelandang Borneo FC Samarinda ini tetap rutin berlatih secara individu dalam rangka menjaga kondisi fisiknya tetap prima.

Sempat berlatih bersama tim beberapa bulan, fisik Sultan sebenarnya masih dalam kondisi baik. Namun, eks Persiba Balikpapan ini ingin kebugarannya tetap terjaga setiap saat.

"Kompetisi memang baru dimulai lagi awal tahun 2021. Tapi, masa persiapannya bisa saja dilakukan dalam waktu dekat ini. Sebagai pemain saya harus siap kapan saja," kata Sultan.

Namun Sultan enggan memforsir latihan. Menurutnya, menjaga kebugaran secara individu berbeda dengan aktivitas tim.

"Terpenting tetap berolahraga saja. Pagi atau sore menyesuaikan waktu. Biasanya saya joging atau gym," imbuhnya.

Sultan berharap kegiatan positif yang dilakukannya bisa ditiru pemain muda. Mandeknya kompetisi juga diharapkan tak memengaruhi mental penggawa junior.

"Pemain muda yang main di senior statusnya sudah profesional. Jadi sudah berbeda dibanding level junior. Harus pintar-pintar mengatur waktu istirahat dan menjaga pola makan," pungkasnya. ***

wwwwww