Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
6 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
3
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
8 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
4
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
10 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
5
‎Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta dari PAM JAYA Berkat Perluasan Layanan Air
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta dari PAM JAYA Berkat Perluasan Layanan Air
6
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Hukum
11 jam yang lalu
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Uji Publik Grand Desain Keolahragaan Nasional Penting

Uji Publik Grand Desain Keolahragaan Nasional Penting
Menpora Zainudin Amali. (foto: kemenpora.org)
Jum'at, 13 November 2020 00:38 WIB
Penulis: Azhari Nasution

MEDAN - Uji publik terhadap grand desain keolahragaan nasional terus dilakukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora). Hari ini, Kamis (12/11) pagi, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali membuka acara uji publik grand desain keolahragaan di JW Marriott Hotel, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (12/11/2020).

Adanya uji publik ini, Zainudin Amali berharap prestasi olahraga Indonesia dapat meningkat. “Kalau tidak punya grand desain keolahragaan nasional, jangan harap prestasi ataupun ekspektasi. Untuk itu, saya ketika dilantik sebagai Menpora RI, saya mengajak stakeholder, pihak-pihak dan mitra terkait, ayo kita bikin grand desain keolahragaan nasional serta road mapnya. Ini penting untuk prestasi,” katanya.

Menurut Zainudin Amali, prestasi olahraga di beberapa cabang olahraga sudah baik. Tapi, atlet pelapis dinilai belum bisa bersaing dengan seniornya. Untuk itu, pembinaan atlet usia dini sangat perlu disiapkan demi prestasi dimasa mendatang.

"Niat baik ini dapat dukungan dari Komisi X DPR RI. Saya sampaikan saat raker dan setuju. Kemudian kita susun dan kita libatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, stakeholder olahraga, dan lainnya. Prestasi selama ini ada atlet bagus hebat, tetapi tidak ada pelapis. Untuk itu, kita persiapkan atlet-atlet sejak dini untuk pertandingan yang akan datang," ujarnya.

Lebih lanjut, Menpora menerangkan, grand desain keolahragaan nasional ini juga sebagai panduan untuk tujuan meraih prestasi. Saat ini, pemerintah terus mempersiapkan diri agar bisa menjadi tuan rumah Olimpiade 2032."Berarti, sekitar dua belas tahun dari sekarang kita harus siapkan. Kita sukses menajdi tuan rumah Asian Games dan Asian Para Games 2018. Dengan pengalaman itu kita harap kita bisa menjadi tuan rumah. Selain itu, kita juga siapkan prestasi. Jadi, apa yang kurang atau ada yang ingin ditambah serta masukan, disini kita sampaikan saat uji publik," terangnya.

Zainudin Amali menerima plakat dari Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyambut baik uji publik grand desain keolahragaan nasional. Gubernur yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum PSSI mengucapkan terima kasih kepada Kemenpora dan Menpora yang sudah mempercayakan Medan sebagai uji publik untuk grand desain keolahragaan Indonesia.

“Ini sangat baik untuk keolahragaan nasional, khususnya Sumatera Utara. Saat ini, kita sedang siapkan Sport Centre diatas tanah seluas 300 hektare. Kami siapkan untuk fasilitas olahraga baik nasional maupun internasional. Ground breaking sudah dilakukan. Kami mohon dukungan dari Pak Menpora dan kami yakin ini berhasil,” kata Gubernur Edy.

Sementara, Rektor Universitas Negeri Medan, Syamsul Gultom menyambut baik uji publik ini. Grand desain keolahragaan, menurutnya penting untuk prestasi olahraga nasional. "Grand desain ini menjadi acuan kita untuk program kedepannya. Rasanya perlu uji publik di seluruh Indonesia agar dapat dipahami seluruh elemen. Semoga ini bisa membawa kemajuan olahraga ditingkat nasional dan internasional," kata Syamsul. ***

wwwwww