Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
19 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
18 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
12 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
12 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
12 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
17 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Olympic

Warga Sekitar Gunung Merapi Dievakuasi, LaNyalla Minta Protokol Covid Tetap Diperhatikan

Warga Sekitar Gunung Merapi Dievakuasi, LaNyalla Minta Protokol Covid Tetap Diperhatikan
Ketua DPD RI, LaNyallla Mahmud Mattalitti. (Foto: Humas)
Jum'at, 13 November 2020 15:54 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Warga di sekitar Gunung Merapi mulai dievakuasi menyusul terus meningkatnya aktivitas gunung tersebut. Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta agar evakuasi dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Protokol kesehatan jangan sampai diabaikan. Ini penting untuk diperhatikan," ujar La Nyalla, Jumat (13/11/2020) di Jakarta.

Berdasarkan informasi BNPB, ada 1.294 warga yang tinggal di lereng Gunung Merapi yang dievakuasi. Jumlah tersebut tersebar di empat kabupaten. Tiga berada di Jawa Tengah yaitu Boyolali, Magelang, dan Klaten. Sementara satu lagi ada di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Mayoritas warga yang dievakuasi merupakan kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, balita, ibu hamil dan ibu menyusui, serta disabilitas. Mereka dievakuasi di sejumlah posko.

"Tempat evakuasi harus dicek betul kebersihannya. Protokol kesehatan juga harus diterapkan meski berada di tempat pengungsian," tutur LaNyalla.

"Jangan sampai warga yang dievakuasi justru malah terinfeksi virus Corona. Apalagi untuk kelompok rentan," sambung Senator asal dapil Jawa Timur ini.

LaNyalla meminta pemda sigap untuk menyediakan segala kebutuhan bagi para pengungsi. Bukan hanya yang ada di posko pengungsian, tapi juga yang berada di luar tempat pengungsian.

"Pemda harus melindungi warga sebaik mungkin. Perhatikan keamanan dan kenyamanan mereka," tegas LaNyalla.

LaNyalla pun mengharapkan senator di Jawa Tengah dan DIY ikut memantau para pengungsi dan warga di sekitar Gunung Merapi. Para anggota DPD harus bisa membantu meringankan beban masyarakat.

Sebagai informasi, senator dari dapil Jateng adalah Denty Eko Widi Pratiwi, Casytha A Kathmandu, Bambang Sutrisno, dan Abdul Kholik. Adapun senator dari dapil DIY adalah GKR Hemas, Hilmy Muhammad, Afnan Hadikusumo, dan Cholid Mahmud.***

wwwwww