Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
3 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
2 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
5
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
Kemenpora
3 jam yang lalu
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
6
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
3 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Home  /  Berita  /  Olympic

Polisi Bubarkan Pesta Pernikahan Anak Kepala BPBD Limapuluh Kota

Polisi Bubarkan Pesta Pernikahan Anak Kepala BPBD Limapuluh Kota
Polisi membubarkan pesta pernikahan anak Kepala BPBD Limapuluh Kota Joni Amir, Sabtu (21/11/2020). (kompas.com)
Minggu, 22 November 2020 17:01 WIB

PAYAKUMBUH - Aparat kepolisian membubarkan pesta pernikahan anak Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Joni Amir, Sabtu (21/11/2020).

Dikutip dari Kompas.com, Kapolres Limapuluh Kota AKBP Trisno Eko Santoso mengatakan, pesta pernikahan anak Kepala BPBD Limapuluh Kota itu dibubarkan karena berpotensi menciptakan kerumunan.

Kepala BPBD Limapuluh Kota Joni Amir enggan memberikan komentar terkait pembubaran pesta anaknya tersebut.

''Saya sedang pusing sekarang, jangan tanya-tanya dulu,'' kata Joni saat dihubungi.

Kapolres Limapuluh Kota AKBP Trisno Eko Santoso menjelaskan, dirinya sempat kaget saat mengetahui acara tersebut tetap dilaksanakan.

Trisno menjelaskan, sebelum menyelenggarakan pesta resepsi anaknya, Joni sudah diberi peringatan untuk tidak menggelar resepsi.

Saat itu, Trisno mengingatkan hanya akad yang diperbolehkan di masa pandemi ini.

''Sekitar tiga minggu lalu, Pak Joni sudah datang ke tempat saya, saya sudah katakan resepsi tidak boleh, hanya akad nikah yang boleh,'' kata Trisno saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (21/11/2020).

Usai mendapat laporan adanya pesta pernikahan, Trisno mengaku segera mengumpulkan anggota untuk melakukan penindakan.

''Saya diberi tahu anggota bahwa resepsi tetap, saya kumpulkan anggota untuk mengambil tindakan,'' kata dia.

Setelah itu, petugas segera datang ke lokasi. Pesta saat itu baru saja dimulai.

''Kemudian kita minta panitia membuka tenda dan pintu masuk ke gedung kita tutup,'' kata dia.

Trisno menegaskan, penegakan protokol kesehatan di tengah pandemi berlaku bagi semua masyarakat.

''Kita tidak pandang bulu, warga biasa atau pejabat, kalau melanggar kita tindak, ini pembelajaran,'' kata Trisno.

Pihaknya pun menyayangkan adanya pesta resepsi pernikahan yang justru digelar oleh salah satu anggota tim Gugus Tugas Covid-19.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Olympic
wwwwww