Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Melalui Buku, Ustaz Togov Ajak Anak Muda Mengubah Pola Pikir dalam Menghadapi Pandemi
Pendidikan
24 jam yang lalu
Melalui Buku, Ustaz Togov Ajak Anak Muda Mengubah Pola Pikir dalam Menghadapi Pandemi
2
Pindah Keyakinan, Ari Wibowo Mengaku Tidak Pernah Salat saat Muslim
Umum
23 jam yang lalu
Pindah Keyakinan, Ari Wibowo Mengaku Tidak Pernah Salat saat Muslim
3
Gagal jadi Anggota DPR, Budiman Sudjatmiko Kebagian jadi Komisaris PTPN V Riau
Peristiwa
14 jam yang lalu
Gagal jadi Anggota DPR, Budiman Sudjatmiko Kebagian jadi Komisaris PTPN V Riau
4
Lagi, Satu Prajurit Gugur Ditembak KKB di Intan Jaya
Peristiwa
22 jam yang lalu
Lagi, Satu Prajurit Gugur Ditembak KKB di Intan Jaya
5
Reklamasi Sebabkan Kerusakan Ekosistem Teluk Ambon, LaNyalla Desak Lakukan Rehabilitasi
Politik
23 jam yang lalu
Reklamasi Sebabkan Kerusakan Ekosistem Teluk Ambon, LaNyalla Desak Lakukan Rehabilitasi
6
Beredar Formulasi Nomor dan Kode Cek HP Disadap, Ini Imbauan Legislator Komisi Hukum DPR...
Umum
22 jam yang lalu
Beredar Formulasi Nomor dan Kode Cek HP Disadap, Ini Imbauan Legislator Komisi Hukum DPR...
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Direktur IFAD Mengaku Kagum dengan Gagasan SDGs Desa Mendes PDTT

Direktur IFAD Mengaku Kagum dengan Gagasan SDGs Desa Mendes PDTT
Direktur Kantor Perwakilan International Fund for Agricultural Development (IFAD) Indonesia, Ivan Cossio Cortez dan Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar. (foto: Istimewa)
Kamis, 26 November 2020 17:45 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA – Direktur Kantor Perwakilan International Fund for Agricultural Development (IFAD) Indonesia, Ivan Cossio Cortez mengagumi konsep SDGs Desa yang diterapkan dalam melakukan pembangunan desa berkelanjutan.

Menurut Ivan, SDGs Desa yang digagas Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar ini tak hanya mutakhir dari sisi Indonesia, namun juga bisa menjadi pembelajaran bagi pembangunan desa-desa di seluruh dunia.

"Ini ide yang sangat baik. Dalam TEKAD (Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu) kita juga bisa menerapkan (SDGs)," ujarnya saat berdiskusi dengan Menteri Halim di Jakarta, Kamis (26/11).

Terkait program TEKAD, terdapat lima provinsi yang mendapatkan dukungan dari IFAD, di antaranya Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Kelima provinsi ini merupakan daerah yang mendapat perhatian khusus dari pemerintah.

"TEKAD akan dilaksanakan di wilayah timur Indonesia. Jika diizinkan, kita mungkin bisa menjadikan pilot project di Kawasan Timur berkaitan dengan SDGs Desa," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Halim atau yang akrab di sapa Gus Menteri ini mengatakan, SDGs Desa merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs.

Menurutnya, hal tersebut bertujuan agar seluruh masyarakat desa, kepala desa, aparat desa, dan pegiat desa mengetahui persis arah dan tujuan pembangunan desa.

"Setiap warga, kepala desa, aparat desa, dan pegiat desa harus tahu persis desa ini mau dibawa kemana. Maka kita rumuskan dengan merujuk pada SDGs yang kemudian diterjemahkan ke dalam Perpres No 59 tahun 2017, kemudian kita turunkan lagi di tingkat desa yang kita sebut SDGs Desa," terangnya.***

wwwwww