Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
23 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
2
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
24 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
3
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
4
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
20 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
5
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
6
12 Anggota PMR DKI Berangkat ke Jepang Ikuti Program Pertukaran Pemuda
Metropolitan
23 jam yang lalu
12 Anggota PMR DKI Berangkat ke Jepang Ikuti Program Pertukaran Pemuda
Home  /  Berita  /  Nasional

BP2MI Buka Opsi Moratorium PMI ke Malaysia

BP2MI Buka Opsi Moratorium PMI ke Malaysia
Kepala BP2MI Benny Ramdhani (tengah) saat melakukan silaturahmi nasional bersama Perusahan Penempatan Pekerja Migran (P3MI) di Depok, Kamis (26/11/2020). (foto: ist./bp2mi)
Jum'at, 27 November 2020 13:51 WIB
JAKARTA - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melirik opsi moratorium pekerja migran indonesia (PMI) ke Malaysia perlu ditempuh, jika perlindungan negeri jiran tersebut pada PMI tak kunjung membaik.

"Jika pelindungan PMI kita di Malaysia tidak terjamin, maka langkah moratorium penempatan PMI kita ke Malaysia harus berani dilakukan," kata kepala BP2MI, Benny Rhamdani kepada GoNews.co, dikutip dari pesan singkatnya Jumat (27/11/2020).

Opsi lain, kata Benny, bisa dengan menarik para PMI dari perkebunan sawit di Malaysia untuk dipekerjakan di perkebunan-perkebunan milik negara yang dikelola PTPN. Terkait opsi kedua ini, kata Benny, "akan dibicarakan oleh BP2MI dengan BUMN,".

Peryataan Benny tersebut, menyusul penyiksaan yang menimpa Mei Herianti (26), PMI asal Cirebon yang bekerja sebagai penata laksana rumah tangga (PLRT) di Malaysia. Mei telah 13 bulan bekerja pada terduga pelaku.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Jawa Barat, DKI Jakarta, Badminton, Basket, Nasional, Beladiri, PON
wwwwww