Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
24 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
24 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
23 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
24 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
23 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
23 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Voli

Mendes PDTT Minta Setiap Desa di Indonesia Contoh BUMdes di Klaten

Mendes PDTT Minta Setiap Desa di Indonesia Contoh BUMdes di Klaten
Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar. (Foto: Istimewa)
Minggu, 06 Desember 2020 22:23 WIB
JAKARTA - Menteri Desa, Pembagunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar ternyata punya metode sendiri untuk melecut pengembangan desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Dikatakan Gus Menteri, sapaan akrabnya, dirinya tidak perlu terlalu banyak menjelaskan soal banguna desa dan BUMDes ke warga desa karena merekalah yang sesungguhnya paling paham kondisi di lapangan.

"Saya harap kerap kali merujuk kepada BUMDes yang sudah berhasil dan maju. Kemudian dipelajari dan meminta BUMDes lain untuk replikasi kemudian diterapkan," kata Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

Sebagaimana dimaklumi, kata Gus Menteri, membangun desa hari ini yang paling efektif adalah metode replikasi.

Tentunya dengan senantiasa memperhitungkan dan memperhatikan hal-hal yang menjadi kearifan lokal sehingga harus tepat disesuaikan dengan kondisi objektif di tempat yang akan lakukan replikasi.

"Karena kalu terlalu banyak teori malah akan membingungkan," kata Mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini.

Tapi jika ada contoh BUMDEs yang sukses, contoh Desa Sukses baru ada pijakan untuk lakukan perubahan yang menyesuaikan kondisi di desa dan lakukan lakukan upaya perbaikan dan peningkatan.

Salah satu BUMDes yang sering dijadikan rujukan adalah BUMDes Tirta Mandiri di Desa Ponggok Kabupaten Klaten, Yogyakarta.

BUMDes ini sukse catatkan pemasukan Rp400 hingga Rp600 juta setiap bulannya.

Perusahaan milik desa ini mengandalkan Umbul Ponggok, yang menawarkan sensasi selam dangkal (diving) di kolam air tawar, sebagai sumber penghasilan utama.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Ekonomi, Voli, DKI Jakarta
wwwwww