Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
9 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
24 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
3
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
10 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
4
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
5
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
10 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
6
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Ekonomi
14 jam yang lalu
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Home  /  Berita  /  Nasional

Bermula dari Info di Sisnaker, Riski Hampir Dikirim ke Polandia secara Unprosedural

Bermula dari Info di Sisnaker, Riski Hampir Dikirim ke Polandia secara Unprosedural
Kepala BP2MI, Benny Rhamdani dalam suatu kesempatan. (foto: dok. ist.)
Selasa, 08 Desember 2020 11:17 WIB

JAKARTA - Seorang pemuda dari Semarang, Jawa Tengah Riski Iman Fitriyanto (21) siap diberangkatkan dengan dokumen lengkap tetapi melalui jalur unprosedural oleh LPK Standar Profesional Indonesia (SPI) yang beralamat di Jl Sriwijaya no 294 kel. Sriwijaya kec. Alang-alang Lebar, kota Palembang, Sumatera Selatan.

"Kontrak kerjanya hanya ada dalam satu bahasa (bahasa Polandia) dan hanya dicap pihak perusahaan, seharusnya dua rangkap, satu rangkap terjemahan bahasa Indonesia, kemudian dicap oleh perwakilan RI di Warsawa, Polandia," kata kepala BP2MI, Benny Rhamdani dikutip dari rilis yang diterima Senin (7/12/2020).

Ketidaksesuaian prosedur juga terjadi lantaran LPK (lembaga pelatihan kerja) tidak memiliki izin penempatan pekerja migran, "karena bukan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI),".

"Riski mengaku mendapat informasi pasar kerja di aplikasi Sisnaker milik Kementerian Tenaga Kerja RI," kata Benny.

Informasi yang tertera di grup WA calon pekerja migran Indonesia (cpmi) dari LPK tersebut, masih ada 10 cpmi dalam proses pengurusan izin permit cpmi.

"Asal Depok 1 orang, asal Jambi 2 orang, asal Padang 2 orang, asal Palembang 4 orang, dan Jakarta Selatan 1 orang," kata Benny.

Terkait dengan kasus ini, UPT BP2MI Jakarta telah berkoordinasi dengan P3MI. UPT BP2MI Jakarta, juga akan membantu proses keberangkatan mereka ke Polandia secara resmi.

"Alhamdulillah, Direktur P3MI PT. Trias Insan Madani menghubungi kami, dan bersedia membantu proses keberangkatan (Riski, red)," kata kepala UPT BP2MI Jakarta, Mucharom Ashadi.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, Olympic, Voli, Nasional, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww