Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
10 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
11 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
4
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
5
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Ekonomi
14 jam yang lalu
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
8 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Jelang Pencoblosan, Gus Jazil: Politik Uang Hasilkan Pemimpin Cacat Etika

Jelang Pencoblosan, Gus Jazil: Politik Uang Hasilkan Pemimpin Cacat Etika
Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid. (Foto: Humas MPR)
Selasa, 08 Desember 2020 10:38 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 tinggal sehari lagi. Pada Rabu (9/12/2020), masyarakat di 270 kabupaten/kota dan provinsi akan menggunakan hak politiknya untuk memilih kepala daerah dan wakil kepala daerah.

Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid mengatakan, sehari menjelang pencoblosan, masing-masing pasangan calon (paslon) dan tim sukses (timses) harus banyak berdoa agar semuanya berjalan damai, lancar, dan terhidar dari Covid-19.

"Juga kepada para penyelenggara pemilu agar memastikan semua alat coblosan, panitianya siap untuk melaksanakan karena waktunya tinggal satu hari. Waspadai juga berita-berita haoks yang provokatif yang bisa memicu masalah di pilkada," ujar Gus Jazil- sapaan akrab Jazilul Fawaid, Selasa (8/12/2020).

Dikatakan Gus Jazil, H-1 menjelang pencoblosan, kerap kali terjadi praktik-praktik kecurangan berupa politik uang (money politics). Pihaknya berpesan agar masyarakat, timses dan para paslon untuk tidak menggunakan cara-cara kotor dalam proses pemilihan pemimpin.

"Ini sudah diindikasikan beberapa menggunakan money politics, kami berharap semuanya, kepada penyelenggara, yang melakukan money politics agar tidak diberikan toleransi karena itu merusak demokrasi. Saya harap semuanya memilih dengan hati nuraninya sebab kalau dengan pola transaksi money politic akan menghasilkan pemimpin, meskipun secara prosedur terpilih, tapi akan cacat secara etika," tuturnya.

Wakil Ketua Umum DPP PKB ini juga berpesan di tengah kondisi Covid-19 agar para penyelenggara pemilu melakukan tugasnya dengan adil dan jujur. "Di era Covid seperti sekarang, banyak saksi yang tidak terlalu peduli. Saya minta penyelenggara itu bertindak adil, tidak mengubah hasil sama sogokan ini juga dipengaruhi pasangan calon, timses untuk mengubah hasil. Saya berharap penyelenggara agar bertindak profesional karena tidak menutup kemungkinan timses juga merayu penyelenggara untuk bertindak di luar aturan," katanya.

Koordinator Nusantara Mengaji ini juga berpesan agar pemungutan suara tidak menjadikan tempat pemungutan suara (TPS) sebagai klaster baru penyebaran Covid-19.

"Semuanya sudah ada petunjuknya di KPU bahwa pemilihan di era pandemi ini harus mematuhi protokol kesehatan. Mencuci tangan, jaga jarak, pakai masker. Kalau protokol kesehatan dipatuhi, saya yakin tidak akan menimbulkan klaster baru dari pilkada," pungkasnya.

***

wwwwww