Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
19 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
12 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
16 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
14 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
14 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
20 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Home  /  Berita  /  Olympic

Ini Kesaksian HRS saat Tragedi 6 Laskarnya Tewas Ditembak Polisi

Ini Kesaksian HRS saat Tragedi 6 Laskarnya Tewas Ditembak Polisi
Ilustrasi Habib Riziq Shihab saat dijemput dari Bandara Soetta. (Foto: Istimewa)
Rabu, 09 Desember 2020 19:50 WIB
JAKARTA - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab membuat kesaksian peristiwa penembakan yang mengakibatkan enam pengikutnya tewas ditembak mati. Habib Rizieq mengaku berada di antara 6 laskar FPI itu yang tewas mengenaskan.

Dalam rekaman suara asli, Habib Rizieq mengatakan bahwa pada saat kejadian, tak ada satupun di antara mereka yang menyerang polisi.

"Kami tidak melakukan itu, baik saya maupun laskar (FPI) yang menabrak dan menyerang (polisi), tapi yang memepet, menembak adalah dari polisi, sama sekali kami tidak mengira, yang kami tahu, mereka yang menyerang adalah orang jahat yang ingin mencelakakan kami," ujar Habib Rizieq, Rabu (9/12/2020).

Saat kejadian, Habib Rizieq mengaku ada sejumlah mobil yang memepet dan mengejarnya. "Jumlah mereka bukan satu dua mobil, banyak sekali mobil silih berganti, untuk maju ke depan, untuk bisa sampai ke mobil Habib Hanif yang ada di belakang saya, bahkan untuk mencapai mobil saya," tutur Rizieq.

Namun di balik kejadian tersebut, Habib Rizieq mengaku bangga atas keberanian dan kegagahan anak buahnya saat kejadian. “Tapi dengan gagah luar biasa, para laskar-laskar ini, luar biasa, mereka cerdas, brilian, berani, merka mengendalikan situasi dan kondisi, sehingga para penjahat tak ada satupun yang sampai ke kami. Beraninya mereka, tanpa senjata," tegas Rizieq Shihab.

Seperti diketahui, Polisi menembak kelompok yang diduga pendukung Habib Rizieq Shihab di Jalan Tol Jakarta Cikampek. Sedikitnya 6 orang tewas ditembak.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan, kejadian tersebut ketika petugas sedang mengecek informasi mengenai ada pengerahan massa terkait pemanggilan Rizieq Shihab di Polda Metro, Senin (7/12/2020).

"Kelompok diduga MRS yang menyerang anggota dilakukan tindakan tegas dan meninggal 6 orang," ujar Fadil. Dia menuturkan, polisi terpaksa menembak karena diserang oleh beberapa orang dari kelompok tersebut. Mereka, kata dia menyerang menggunakan senjata tajam dan senjata api.

"Penyerangan terhadap anggota Polri sedang melaksanakan tugas tadi pukul 00.30 WIB di Jalan Tol Jakarta Cikampek Kilometer 50," ucapnya.

***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:okezone.com
Kategori:Olympic, Beladiri, Voli, DKI Jakarta
wwwwww