Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
19 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
12 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
16 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
14 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
14 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
20 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Home  /  Berita  /  Olympic

Usut Penembakan 6 Laskar di KM 50, Komnas HAM Panggil Kapolda Metro Dan Dirut Jasa Marga

Usut Penembakan 6 Laskar di KM 50, Komnas HAM Panggil Kapolda Metro Dan Dirut Jasa Marga
Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, M Choirul Anam. (Foto: Istimewa)
Kamis, 10 Desember 2020 16:52 WIB
JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) langsung tancap gas menyelidiki peristiwa tewasnya enam laskar Front Pembela Islam (FPI) di Tol Jakarta Cikampek KM 50.

Saat ini, Komnas HAM telah melayangkan surat pemanggilan untuk Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran dan Direktur Utama (Dirut) PT Jasa Marga (Persero), Subakti Syukur.

"Tim telah melayangkan surat panggilan untuk permintaan keterangan kepada Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan Kapolda Metro Jaya. Surat pemanggilan telah dilayangkan," ujar Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, M Choirul Anam dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/12).

Tim Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM juga sebelumnya telah melakukan permintaan keterangan dari berbagai pihak. Antara lain, Front Pembela Islam (FPI), saksi, keluarga korban, serta masyarakat.

"Tim juga melakukan pemantauan lapangan secara langsung dan sedang memperdalam TKP," sambung Choirul.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:RMOL.ID
Kategori:Olympic, Beladiri, Voli, DKI Jakarta
wwwwww