Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
19 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
20 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
16 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
16 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
14 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Virtual Wushu Championship Seri II (Kungfu Tradisional)

Sasana Yasanis Surabaya Raih Gelar Juara Umum

Sasana Yasanis Surabaya Raih Gelar Juara Umum
Atlet Kungfu Tradisional Yasanis Surabaya, Zahratul Jannah
Jum'at, 11 Desember 2020 19:24 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Sasana Wushu Yasanis Surabaya meraih gelar juara umum Virtual Wushu Championship Seri II/2020 untuk kategori Kungfu Tradisional. Gelar itu dipastikan setelah Yasanis meraih tambahan 2 emas petadingan hari terakhir, Jumat (11/12/2020).

Yasanis Surabaya memimpin klasemen VWC Seri II dengan mengoleksi 5 emas, 2 perak, dan 3 perunggu. Posisi kedua ditempati Rajawali Sakti Pluit Jakarta Utara dengan mengoleksi 3 emas, 4 perak, dan 4 perunggu dan Inti Bayangan Jakarta yang meraih 3 perak dan 2 perunggu menempati posisi ketiga.

Langkah manis Yasanis yang pada hari pertama berada di peringkat ketiga diawali lewat penampilan Zahratul Jannah yang menyumbangkan emas. Tampil di nomor tanding Ba Gua Zhang A,B,C Putri, Zahratul Jannah mendapat nilai terbaik 8,92 poin. Medali perak direbut Raine Elena Lim dari Sasana Wushu Rajawali Sakti Pluit Jakarta Utara dengan 8,88 poin dan Cahaya Bintang dari Wushu Bintang Sidoarjo meraih perunggu dengan 8,87 poin.

Kesuksesan ini kembali diraih Zahratul Jannah saat tampil bersama Robert Sie Narta, Renhard Sidik, Dhani Reyhan Syahputra, Dinda Oktaviani dan Basyasyah Ayu yang turun di Ji Ti D Campuran. Sedangkan perak direbut Brandon dan kawan-kawan dari Wushu Ma Chung dengan 8,57 poin, dan Sani Siti Azzahra dan kawan-kawan dari Jiet Kun Do Shaoling Kungfu Temanggung meraih perunggu dengan 8,49 poin.

"Saya senang bisa menyumbangkan medali emas dari Ba Gua Zhang dan Ji Ti. Saya berterimakasih kedua orang tua, pelatih dan kawan-kawan yang telah memberikan dukungan selama petandingan," kata Zahratul Jannah.

Tim Ji Ti D Yasanis Surabaya. 

Pelatih Kepala Yasanis Surabaya, Wang Lei mengatakan, kesuksesan Yasanis Surabaya merebut gelar juara umum sekaligus meraih Piala Ketua Umum PB WI, Airlangga Hartarto itu tidak terlepas dari dukungan semua pihak.

"Kemenangan ini berkat dukungan semua pihak. Terima kasih kepada seluruh pelatih yang telah bekerja keras dan atlet yang selalu semangat berlatih untuk menjadi yang terbaik. Begitu juga dengan pengurus dan orang tua atlet semua. Tak lupa juga kami mengucapkan terima kasih kepada PB WI yang telah menggelar VWC di tengah pandemi Covid 19," katanya.

Selain mendapat Piala Ketua Umum PB WI, Airlangga Hartarto, Yasanis Surabaya yang merebut gelar juara umum kungfu tradisional mendapat dana pembinaan Rp7,5 juta. Sedangkan Rajawali Sakti Pluit Jakarta Utara mendapat Rp5 juta dan Inti Bayangan Jakarta mendapat Rp2,5 juta.

Sedangkan juara umum Taolo, Inti Bayangan Jakarta mendapat hadiah Rp15 juta, Yasanis Surabaya yang menduduki peringkat kedua mendapat Rp10 juta dan Swi Sinduadi Yogyakarta mendapat Rp5 juta di peringkat ketiga.

Virtual Wushu Championship Seri II yang didukung Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ini ditutup secara resmi Sekjen PB WI, Ngatino. ***

wwwwww