Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Melalui Buku, Ustaz Togov Ajak Anak Muda Mengubah Pola Pikir dalam Menghadapi Pandemi
Pendidikan
8 jam yang lalu
Melalui Buku, Ustaz Togov Ajak Anak Muda Mengubah Pola Pikir dalam Menghadapi Pandemi
2
Bom Meledak dalam Pasar, 32 Orang Tewas
Internasional
14 jam yang lalu
Bom Meledak dalam Pasar, 32 Orang Tewas
3
Pindah Keyakinan, Ari Wibowo Mengaku Tidak Pernah Salat saat Muslim
Umum
7 jam yang lalu
Pindah Keyakinan, Ari Wibowo Mengaku Tidak Pernah Salat saat Muslim
4
Satu Orang Tewas saat Mencari Sinyal WiFi bersama Temannya
Hukum
11 jam yang lalu
Satu Orang Tewas saat Mencari Sinyal WiFi bersama Temannya
5
Bupati Sleman Dinyatakan Positif Covid-19 Setelah Seminggu Disuntik Vaksin
Peristiwa
8 jam yang lalu
Bupati Sleman Dinyatakan Positif Covid-19 Setelah Seminggu Disuntik Vaksin
6
50 Tahun Tanpa Renovasi, Masjid Pusat Pembinaan Mualaf Terancam Roboh
Umum
13 jam yang lalu
50 Tahun Tanpa Renovasi, Masjid Pusat Pembinaan Mualaf Terancam Roboh
Home  /  Berita  /  Nasional
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI

MPR dan Yayasan Bina Prestasi Nusantara Adakan Pagelaran Seni Budaya

MPR dan Yayasan Bina Prestasi Nusantara Adakan Pagelaran Seni Budaya
Ketua Badan Penganggaran MPR RI, Idris Laena dalam sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama yayasan Bina Prestasi Nusantara (BPN) di Jakarta, Senin (14/12/2020). (foto: ist.)
Rabu, 16 Desember 2020 16:29 WIB

JAKARTA - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) bekerjasama dengan Yayasan Bina Prestasi Nusantara (BPN) mengadakan pagelaran seni budaya dalam rangka sosialisasi Empat Pilar MPR di Jakarta, Senin (14/12/2020).

Dalam kesempatan tersebut, ketua Badan Penganggaran MPR RI, Idris Laena, menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

"Tidak banyak negara yang terdiri dari beberapa entitas bangsa bisa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Indonesia yang terdiri dari kurang lebih 1.340 suku masih bisa menjaga persatuan dan kesatuan," kata Idris dikutip dari siaran persnya, Rabu (16/12/2020).

Ketua fraksi Partai Golkar MPR RI ini memberi contoh ada satu bangsa tetapi justru menjadi negara yang terpisah-pisah. Misalnya bangsa Arab. Sejak tahun 1945, bangsa Arab sudah terpecah menjadi 22 negara. Untuk menjaga perdamaian di antara negara-negara itu maka sejak bulan Maret 1945 telah dibentuk Liga Arab yang anggotanya adalah negara-negara Arab.

"Faktanya, sampai sekarang perdamaian di antara negara-negara Arab sulit terwujud. Contohnya perang antara Irak dan Kuwait, dan yang terbaru adalah perang antara Saudia Arabia dengan Yaman," kata Idris.

Dia menegaskan bahwa satu-satunya kunci untuk tetap mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa adalah dengan terus menekankan pentingnya pemahaman terhadap nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila sebagai dasar negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai hukum dasar negara, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, MPR RI, Nasional, Pendidikan
wwwwww