Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
18 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
18 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
11 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
20 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
10 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
6
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
20 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Home  /  Berita  /  Ekonomi

MPR Berharap Pemerintah Bangun Iklim Usaha Pendorong Kemampuan Ekspor UMKM

MPR Berharap Pemerintah Bangun Iklim Usaha Pendorong Kemampuan Ekspor UMKM
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo alias Bamsoet (kanan). (foto: istimewa)
Minggu, 27 Desember 2020 14:46 WIB

BALI - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet), berharap pemerintah mampu membangun iklim usaha yang dapat mendorong lahirnya inovasi baru, guna meningkatkan kemampuan UMKM untuk menembus pasar ekspor.

Posisi Indonesia dalam Indeks Inovasi Global (Global Innovation Index), kata Bamsoet, belum mengalami peningkatan sejak tahun 2018, yakni berada di posisi ke-85 dari 131 ekonomi negara di dunia.

"Artinya, diperlukan langkah kreatif sebagai stimulus mendorong lahirnya inovasi baru di Tanah Air. Karena tanpa inovasi, UMKM hanya akan bergerak di tempat, atau bahkan lambat laun bisa tergulung roda zaman," kata Bamsoet dikutip dari rilisnya, Minggu (27/12/2020).

Dalam pertemuan dengan salah satu UMKM di Bali pada Sabtu, Bamsoet, mendorong agar UMKM bisa mengoptimalkan pasar global yang jumlahnya 28 kali lipat dari pasar domestik. Dari sebnayak 64,19 juta unit UMKM yang ada di Indonesia, kemampuan menembus pasar ekspor tercatat di angka 14 persen.

Dalam upaya menembus pasar ekspor itu, menurut Bamsoet, akses UMKM kepada ekosistem digital adalah hal penting.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Bali, DKI Jakarta, Badminton, MPR RI, Nasional, Ekonomi
wwwwww