Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Melalui Buku, Ustaz Togov Ajak Anak Muda Mengubah Pola Pikir dalam Menghadapi Pandemi
Pendidikan
7 jam yang lalu
Melalui Buku, Ustaz Togov Ajak Anak Muda Mengubah Pola Pikir dalam Menghadapi Pandemi
2
Gus Menteri Yakin SDGs Mampu Wujudkan Percepatan Penanganan Pembangunan Desa
Pemerintahan
24 jam yang lalu
Gus Menteri Yakin SDGs Mampu Wujudkan Percepatan Penanganan Pembangunan Desa
3
Bom Meledak dalam Pasar, 32 Orang Tewas
Internasional
14 jam yang lalu
Bom Meledak dalam Pasar, 32 Orang Tewas
4
Pindah Keyakinan, Ari Wibowo Mengaku Tidak Pernah Salat saat Muslim
Umum
6 jam yang lalu
Pindah Keyakinan, Ari Wibowo Mengaku Tidak Pernah Salat saat Muslim
5
Satu Orang Tewas saat Mencari Sinyal WiFi bersama Temannya
Hukum
11 jam yang lalu
Satu Orang Tewas saat Mencari Sinyal WiFi bersama Temannya
6
Bupati Sleman Dinyatakan Positif Covid-19 Setelah Seminggu Disuntik Vaksin
Peristiwa
7 jam yang lalu
Bupati Sleman Dinyatakan Positif Covid-19 Setelah Seminggu Disuntik Vaksin
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Pemain Dibubarkan, Madura United FC Tunggu Kejelasan  

Pemain Dibubarkan, Madura United FC Tunggu Kejelasan  
Presiden Madura United FC, Achsanul Qosasi (foto:maduraunitedfc.com)
Rabu, 30 Desember 2020 20:01 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Presiden Madura United FC , Achsanul Qosasi memberikan penjelasan masalah adanya isu Tim Sape Kerrab membubarkan diri. Dia menyebut pihak manajemen Madura United FC hanya mengeluarkan kebijakan membubarkan pemain. 

Pembubaran pemain ini terkait belum adanya kejelasan lanjutan Kompetisi Liga 1 2020 yang dijanjikan PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai regulator kompetisi.

"Madura United FC tetap ada hanya pemain saja yang dibubarkan sementara. Kalau sudah ada kejelasan jadwal, kita akan panggil lagi pemainnya," kata Achsanul Qosasi yang dihubungi Rabu (30/12/2020). 

Pembubaran yang dilakukan manajemen Madura United ini menyebabkan beberapa pemain sudah terikat kontrak dengan klub lain. Salah satunya adalah Syahrian Abimanyu yang meneken kontrak bersama klub elit asal Negeri Jiran Malaysia, Johor Darul Ta’zim, beberapa waktu lalu.

Kebijakan pembubaran pemain Madura United FC, kata Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Zia Ul Haq Abdurrahim, dalam rangka mengurangi beban klub di tengah pandemi Covid-19 yang menjadi penyebab utama terhentinya Kompetisi Liga 1 2020. "Pembubaran pemain audah selesai dilakulan dan semua hak mereka telah dipenuhi.  Kini, kami tinggal menunggu kepastian dari PSSI dan PT Liga dalam hal jadwal pasti kompetisi 2021,”  katanya. 

Selama menunggu kepastian, pria yang akrab disapa Habib Zia mengungkapkan, pihaknya akan fokus melakukan berbagai pembenahan sesuai instruksi Presiden Klub (Achsanul Qosasi). Yakni,  pembenahan administrasi dan infrastruktur dalam upaya memenuhi syarat atau standar Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) dan Fèderasi Sepakbola Internasional (FIFA).

"Ya, saya memang meminta kepada direksi dan manajer klub untuk membenahi sistem administrasi internal dan melakukan konsolidasi perbaikan, terutama sisi administrasi, infrastruktur dan pendukung lainnya dengan membangun, merenovasi tempat latihan MUFA (Madura United Football Academy),” timpal Achsanul Qosasi yang akrab dilanggil AQ.  ***

wwwwww