Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagal jadi Anggota DPR, Budiman Sudjatmiko Kebagian jadi Komisaris PTPN V Riau
Peristiwa
24 jam yang lalu
Gagal jadi Anggota DPR, Budiman Sudjatmiko Kebagian jadi Komisaris PTPN V Riau
2
Setelah Sempat Tolak 2 RUU, Kini PAN Minta RUU Pemilu Dibatalkan
Politik
14 jam yang lalu
Setelah Sempat Tolak 2 RUU, Kini PAN Minta RUU Pemilu Dibatalkan
3
Baleg DPR akan Lanjutkan Proses RUU Pemilu
DPR RI
8 jam yang lalu
Baleg DPR akan Lanjutkan Proses RUU Pemilu
4
Sempat Positif Covid-19, Perajin di Pesisir Selatan Ciptakan Batik Motif Virus Corona
Peristiwa
11 jam yang lalu
Sempat Positif Covid-19, Perajin di Pesisir Selatan Ciptakan Batik Motif Virus Corona
5
Diguyur Hujan Deras, Manado Kembali Banjir dan Longsor
Peristiwa
12 jam yang lalu
Diguyur Hujan Deras, Manado Kembali Banjir dan Longsor
6
Miris, Saat Bantu Orang Tua Bikin Batu Bata, Siswi SD di Pekanbaru Ini Kehilangan Tangannya
Umum
9 jam yang lalu
Miris, Saat Bantu Orang Tua Bikin Batu Bata, Siswi SD di Pekanbaru Ini Kehilangan Tangannya
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

BPN akan Luncurkan E-Sertifikat

BPN akan Luncurkan E-Sertifikat
Menteri ATR/BPN, Sofyan Djalil dalam penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat se-Indonesia, Selasa (5/1/2021) di Jakarta. (gambar: tangkapan layar video setpres)
Rabu, 06 Januari 2021 12:34 WIB

JAKARTA - Badan Pertanahan Nasional (BPN)/Kementerian Agraria Tata Ruang (ATR) tengah bersiap meluncurkan sertifikat elektornik atau e-sertifikat.

"Tahun 2021 BPN akan meluncurkan e-sertifikat yang saat ini berbagai infrastruktur sedang kami siapkan untuk mendukung pelaksanaan pelayanan secara digital seperti validasi buku tanah, warkah" kata menteri ATR/BPN, Sofyan Djalil dalam penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat se-Indonesia, kemarin di Jakarta.

Dikutip dari publikasi Setpres, Rabu (6/1/2021), ATR/BPN juga tengah menyusun berbagai peraturan yang terkait dengan sertifikat elektronik tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Republik Indonesia membagikan 584.407 sertifikat tanah untuk rakyat Indonesia di 273 kabupaten/kota yang tersebar di 26 provinsi pada Selasa (5/1/2021).

Acara penyerahan sertifikat tanah tersebut berlangsung secara fisik di Istana Negara, Jakarta, dengan menghadirkan sekitar 30 orang penerima dari provinsi Banten dan Jawa Barat. Sisanya, mengikuti secara virtual.

Menteri Sofyan mengatakan, pembagian sertifikat tanah untuk rakyat tersebut adalah bagian stimulus dalam rangka meningkatkan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

"Karena dengan sertifikat, masyarakat berkesempatan mendapatkan akses permodalan, di samping ada kepastian hukum tentang tanah mereka," kata Sofyan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, Nasional, Pemerintahan, Ekonomi
wwwwww