Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
6 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
3
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
8 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
4
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
10 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
5
‎Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta dari PAM JAYA Berkat Perluasan Layanan Air
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta dari PAM JAYA Berkat Perluasan Layanan Air
6
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Hukum
11 jam yang lalu
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Home  /  Berita  /  Badminton

Ada Pasien Meninggal dan Sengaja Dinyatakan Covid-19, Kata Gubernur Bali

Ada Pasien Meninggal dan Sengaja Dinyatakan Covid-19, Kata Gubernur Bali
Gubernur Bali, Wayan Koster dalam sebuah kesempatan di Bali. (gambar: ist/tangkapan layar video cnnindonesia).
Kamis, 07 Januari 2021 06:46 WIB

DENPASAR - Gubernur Bali, Wayan Koster mengungkapkan, ada pasien rumah sakit yang kemudian meninggal dunia dan dinyatakan terinfeksi Covid-19.

Pasien, kata Wayan dalam siaran CNNIndonesiayang diikutip Kamis (7/1/2021), awalnya tak terindikasi Covid-19 saat masuk rumah sakit, tetapi ketika meninggal dilakukan tes swab oleh pihak rumah sakit dan tiba-tiba dinyatakan positif Covid-19.

Namun Koster mengaku, tidak akan memberi sanksi kepada pihak yang sengaja menyatakan pasien positif. Pasalnya, peristiwa itu sudah lama terjadi dan pasien juga telah dikebumikan.

Kabar serupa juga pernah ramai jadi perbincangan pada tahun 2020. Saat itu, kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, juga angkat bicara. Ia berharap agar definisi 'meninggal dunia karena Covid-19' tidak dijadikan jalan untuk mencari keuntungan semata.

"Ini sudah terjadi di semua wilayah. Ada orang diperkirakan Covid terus meninggal, padahal hasil tes belum keluar. Setelah hasilnya keluar, ternyata negatif. Ini kan kasihan, ini contoh-contoh agar kita harus bisa diperbaiki," katanya usai rakor penanganan Covid-19 di Pemprov Jateng, Semarang, Rabu (1/10/2020) lalu.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Bali, DKI Jakarta, Badminton, SEA Games, Nasional, Metropolitan, Voli
wwwwww