Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagal jadi Anggota DPR, Budiman Sudjatmiko Kebagian jadi Komisaris PTPN V Riau
Peristiwa
23 jam yang lalu
Gagal jadi Anggota DPR, Budiman Sudjatmiko Kebagian jadi Komisaris PTPN V Riau
2
Setelah Sempat Tolak 2 RUU, Kini PAN Minta RUU Pemilu Dibatalkan
Politik
13 jam yang lalu
Setelah Sempat Tolak 2 RUU, Kini PAN Minta RUU Pemilu Dibatalkan
3
Baleg DPR akan Lanjutkan Proses RUU Pemilu
DPR RI
8 jam yang lalu
Baleg DPR akan Lanjutkan Proses RUU Pemilu
4
Sempat Positif Covid-19, Perajin di Pesisir Selatan Ciptakan Batik Motif Virus Corona
Peristiwa
11 jam yang lalu
Sempat Positif Covid-19, Perajin di Pesisir Selatan Ciptakan Batik Motif Virus Corona
5
Diguyur Hujan Deras, Manado Kembali Banjir dan Longsor
Peristiwa
11 jam yang lalu
Diguyur Hujan Deras, Manado Kembali Banjir dan Longsor
6
Miris, Saat Bantu Orang Tua Bikin Batu Bata, Siswi SD di Pekanbaru Ini Kehilangan Tangannya
Umum
9 jam yang lalu
Miris, Saat Bantu Orang Tua Bikin Batu Bata, Siswi SD di Pekanbaru Ini Kehilangan Tangannya
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Jaga Ketahanan Pangan saat Pandemi, LaNyalla Minta Pemerintah Jamin Ketersediaan Pupuk Subsidi

Jaga Ketahanan Pangan saat Pandemi, LaNyalla Minta Pemerintah Jamin Ketersediaan Pupuk Subsidi
Ketua DPD RI, LaNyalla Mahmud Mattaliti saat melakukan kegiatan kunjungan kerja. (Foto: Istimewa)
Kamis, 07 Januari 2021 16:31 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Sektor pertanian diyakini masih menjadi primadona di masa pandemi Covid-19. Oleh karena itu, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mendukung ketahanan pangan dan meminta pemerintah menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi.

"Dalam masa pandemi Covid-19, sektor pertanian telah menjelma primadona. Tahun 2021 ini pun pertanian masih menjadi sektor primadona dan menjadi andalan dalam penyediaan dan ketahanan pangan nasional," tutur LaNyalla, Kamis (7/1/2021).

Senator asal Jawa Timur ini yakin pertanian akan mulai kembali produktif mengingat Indonesia sudah masuk dalam musim penghujan. "Kini kita sudah masuk pada musim penghujan dan pertanian mulai produktif. Atau pertanian pun sudah masuk dalam musim tanam. Sehingga kebutuhan pupuk tentu akansangat besar," jelasnya.

Untuk itu, LaNyalla meminta pemerintah menjamin ketersediaan pupuk di lapangan, khususnya pupuk bersubsidi. "Pemerintah harus menjamin ketersediaan pupuk serta menjaga stabilitas harga. Karena, seringkali petani dipermainkan para tengkulak yang memberikan pinjamanpupuk dengan pembayaran pasca panen dengan harga yang tinggi. Kondisi seperti itu tidak boleh terjadi," ujarnya.

Untuk itu, LaNyalla mendorong pemerintah tetap menyediakan pupuk subsidi dengan harga yang terukur.

"Ketersediaan pupuk subsidi sangat membantu masyarakat petani. Namun, pola distribusinya harus dibenahi agar pupuk subsidi bisa tepat sasaran kepada yang membutuhkan," katanya.***

wwwwww