Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
2
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
3 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
3
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
2 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
4
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
2 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
5
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
2 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
6
Pieter Huistra Tegaskan PSS Siap Berjuang untuk Perbaiki Posisi di Klasemen
Sepakbola
3 jam yang lalu
Pieter Huistra Tegaskan PSS Siap Berjuang untuk Perbaiki Posisi di Klasemen
Home  /  Berita  /  Olympic

Musibah Sriwijaya Air 182, Guspardi: Duka Bangsa Duka Sumbar

Musibah Sriwijaya Air 182, Guspardi: Duka Bangsa Duka Sumbar
Petugas DVI Polri membawa kantong jenazah yang diduga berisi potongan tubuh korban pesawat Sriwijaya Air SJY 182 rute Jakarta - Pontianak yang hilang kontak di perairan Pulau Seribu, di Dermaga JICT, Jakarta, Minggu (10/1/2021). (foto: ist./via kompas.com)
Minggu, 10 Januari 2021 20:31 WIB

JAKARTA - Anggota DPR RI fraksi PAN Guspardi Gaus menyampaikan duka yang mendalam atas peristiwa jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJY-182 rute Jakarta-Pontianak di perairan utara Jakarta pada Sabtu (9/1/2021).

43 orang dewasa, 7 orang anak-anak, 3 orang bayi, dan 12 orang kru, jadi korban dalam insiden tersebut. Bagian-bagian tubuh satu per satu dibawa dari kedalaman laut. Tak kurang dari 5 kantong jenazah sudah dikirim ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta, hingga Minggu sore.

Menurut Guspardi, musibah ini merupakan musibah yang amat memilukan. Kata Dia, "mari kita sama-sama berdoa sejenak untuk semua penumpang dan kru pesawat Sriwijaya Air SJY-182,".

"Semoga keluarga para korban diberi ketabahan dan kesabaran atas takdir musibah ini," kata Guspardi kepada GoNews.co, Minggu (10/1/2021).

Guspardi berharap, upaya otoritas dalam mengevakuasi korban tak kendor dilakukan. Ia menegaskan, "tidak boleh ada satupun korban yang tidak berhasil ditemukan,".

Di antara nama penumpang Sriwijaya Air SJY-182 yang tertera di manifest pesawat, terdapat 5 nama yang disebut merupakan warga Sumatera Barat (Sumbar). 3 dari dari Tanah Datar, 1 dari Kota Padang, dan 1 lainnya dari Pesisir Selatan.

Terkait hal ini, Guspardi yang merupakan wakil rakyat Sumbar di level nasional menyatakan dorongan agar pemerintah daerah aktif menunjukkan peran sejalan dengan peran pemerintah pusat.

Setidaknya, kata Guspardi, pemerintah daerah bisa memfasilitasi pemenuhan hak-hak korban dan keluarganya.

"Dibantu keluarga korban untuk menyiapkan berkas atau dokumen yang dibutuhkan untuk mengidentifikasi korban, dibantu dipastikan agar yang dinyatakan ahli waris adalah betul memang ahli waris, dan difasilitasi mereka ke Jakarta. Jadi pemerintah daerah sebagai fasilitator dalam hal ini, betul-betul bisa menunjukkan keberadaannya di hati masyarakat," pungkas Guspardi.

Musibah yang terjadi di tengah pandemi ini, menurut Guspardi betul-betul merupakan duka bagi bangsa dan tak terkecuali bagi Sumbar. Bahu-membahu dan saling menguatkan sesama untuk bisa melalui musibah adalah sikap yang harus dikedepankan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, Kriminal, Nasional, Olympic
wwwwww