Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Penduduk Indonesia Dirilis Berjumlah 271.349.889 Jiwa, 17.463 Diantaranya Berusia 100-115 Tahun
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Penduduk Indonesia Dirilis Berjumlah 271.349.889 Jiwa, 17.463 Diantaranya Berusia 100-115 Tahun
2
Iuran BPJS Kembali Naik, Syarif Hasan: Pemerintah Harusnya Bantu Masyarakat Bukan Mempersulit
MPR RI
16 jam yang lalu
Iuran BPJS Kembali Naik, Syarif Hasan: Pemerintah Harusnya Bantu Masyarakat Bukan Mempersulit
3
Mufida minta Pemerintah mulai Prioritaskan Vaksin Merah Putih
GoNews Group
23 jam yang lalu
Mufida minta Pemerintah mulai Prioritaskan Vaksin Merah Putih
4
Sambangi Mendagri, Amerika Apresiasi Suksesnya Pilkada 2020
Nasional
20 jam yang lalu
Sambangi Mendagri, Amerika Apresiasi Suksesnya Pilkada 2020
5
4 Sektor Industri Nasional yang bisa Bertahan di Tengah Pandemi
Ekonomi
21 jam yang lalu
4 Sektor Industri Nasional yang bisa Bertahan di Tengah Pandemi
6
Sultan Najamudin: Polri Harus Bisa jadi Tonggak Utama Penegakan Hukum di Indonesia
Peristiwa
18 jam yang lalu
Sultan Najamudin: Polri Harus Bisa jadi Tonggak Utama Penegakan Hukum di Indonesia
Home  /  Berita  /  Nasional

DVI RS Polri Sudah Terima 16 Kantong Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182

DVI RS Polri Sudah Terima 16 Kantong Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182
Benda-benda milik penumpang dan kepingan-kepingan Sriwijaya Air SJ 182 yang berhasil ditemukan tim SAR gabungan. (kompas.com)
Senin, 11 Januari 2021 10:18 WIB

JAKARTA -- Hingga Senin (11/1/2021) pagi, pukul 09.00 WIB, tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, sudah menerima kantong jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021) siang.

Dikutip dari Kompas.com, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Rusdi Hartono, selain sudah menerima 16 kantong jenazah, tim DVI RS Polri juga menerima tiga kantong properti.

''Sampai pukul 09.00 ini juga, tim DVI telah menerima 16 kantong jenazah dan juga tiga kantong properti,'' ujar Rusdi Hartono di RS Polri, dilansir dari tayangan KompasTV.

Selain itu, tim DVI juga telah menerima 40 sampel DNA dari keluarga korban.

Dituturkan Rusdi, 14 sampel didapat di RS Polri Kramat Jati, 24 sampel didapat dari Pontianak, satu sampel dari Jawa Timur, dan satu sampel lainnya dari Sulawesi Selatan.

Selanjutnya, kata Rusdi, anggota tim DVI akan melakukan identifikasi.

''Tugas-tugas ke depan dari anggota postmortem akan melaksanakan kegiatan identifikasi terhadap kantong jenazah ini,'' ucapnya.

''Dan juga petugas-petugas dari antemortem akan tetap mengumpulkan data-data yang dibutuhkan dari keluarga korban,'' sambung Rusdi.

Hilang Kontak

Sebelumnya diberitakan, pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021), pukul 14.40 WIB.

Pesawat itu diduga jatuh di perairan Kepulauan Seribu, di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.

Berdasarkan data manifes penerbangan, pesawat yang diproduksi pada 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru.

Rinciannya, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi, sedangkan 12 kru terdiri atas enam kru aktif dan enam kru ekstra.***


Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Peristiwa, Nasional
wwwwww