Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagal jadi Anggota DPR, Budiman Sudjatmiko Kebagian jadi Komisaris PTPN V Riau
Peristiwa
24 jam yang lalu
Gagal jadi Anggota DPR, Budiman Sudjatmiko Kebagian jadi Komisaris PTPN V Riau
2
Setelah Sempat Tolak 2 RUU, Kini PAN Minta RUU Pemilu Dibatalkan
Politik
14 jam yang lalu
Setelah Sempat Tolak 2 RUU, Kini PAN Minta RUU Pemilu Dibatalkan
3
Baleg DPR akan Lanjutkan Proses RUU Pemilu
DPR RI
8 jam yang lalu
Baleg DPR akan Lanjutkan Proses RUU Pemilu
4
Sempat Positif Covid-19, Perajin di Pesisir Selatan Ciptakan Batik Motif Virus Corona
Peristiwa
11 jam yang lalu
Sempat Positif Covid-19, Perajin di Pesisir Selatan Ciptakan Batik Motif Virus Corona
5
Diguyur Hujan Deras, Manado Kembali Banjir dan Longsor
Peristiwa
12 jam yang lalu
Diguyur Hujan Deras, Manado Kembali Banjir dan Longsor
6
Miris, Saat Bantu Orang Tua Bikin Batu Bata, Siswi SD di Pekanbaru Ini Kehilangan Tangannya
Umum
9 jam yang lalu
Miris, Saat Bantu Orang Tua Bikin Batu Bata, Siswi SD di Pekanbaru Ini Kehilangan Tangannya
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Update Evakuasi Sriwijaya Air: 74 Kantong Jenazah Dan 30 Kantong Potongan Pesawat

Update Evakuasi Sriwijaya Air: 74 Kantong Jenazah Dan 30 Kantong Potongan Pesawat
Proses evakuasi jenazah korban jatuhnya peswat Sriwijaya Air. (Foto: Istimewa)
Selasa, 12 Januari 2021 12:21 WIB
JAKARTA - Direktur Operasi Basarnas, Brigjen TNI Marsekal Rasman menyampaikan data terakhir terkait evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di perairan Kebupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Sabtu petang (9/1/2021).

Yaitu, penemuan kantong jenazah sebanyak 74 kantong, serpihan kecil pesawat sebanyak 16 kantong, dan potongan besar pesawat ada 24 kantong.

"Itu data terakhir," ucap Rasman, di JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa pagi (12/1).

Pihaknya berharap jangan sampai ada di luar itu. "Jadi harus ada satu sumber terkait data. Agar tidak simpang siur," ujar Rasman menambagkan.

Saat ini, lanjut Rasman, potensi yang terlibat dalam pencarian Sriwijaya Air sebanyak 3.600 personel yang difokuskan pda pencarian dan pertolongan.

"Kemudian alutsista yang terlibat kalau kemarin 53 kapal, hari ini jadi 54, ada perkuatan. Kalau tidak salah KR Baruna Jaya tambahan untuk memperkuat deteksi bawah air," katanya.

Untuk alutsista di udara, sebanyak 14 unit yang terdiri RIB, Jetaki dan perahu karet, dan sea rider 20-an.

"Kemudian ambulans yang stand by 22 unit. Itu alutsista yang tersedia untuk kita maksimalkan untuk operasi hari ini," pungkas Brigjen TNI Marsekal Rasman.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Rmol.id
Kategori:Umum, Peristiwa, Pemerintahan, DKI Jakarta
wwwwww