Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
22 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
23 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
22 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
22 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
6
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
21 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Home  /  Berita  /  Beladiri

Satu Orang Tewas saat Mencari Sinyal WiFi bersama Temannya

Satu Orang Tewas saat Mencari Sinyal WiFi bersama Temannya
Evakuasi jenazah Stevanus, korban tewas penganiayaan orang tak dikenal di Papua. (foto: ist.)
Jum'at, 22 Januari 2021 11:50 WIB
JAKARTA - Dua orang warga Kenyam, Kabupaten Nduga, yakni Stevanus Mella dan Benny Kurniawan, dianiaya orang tak dikenal (OTK) pada Kamis (21/1/2021) malam sekitar pukul 22.30 WIT.

Data antaranews.com yang dikutip GoNews.co, Jumat (22/1/2021) menyebut, insiden terjadi ketika Benny dan Stevanus tengah memasuki jalan masuk SMAN1 Kenyam untuk mendapatkan sinyal WiFi. Kemudian, empat orang tak dikenal datang meminta rokok.

Saat hendak memberikan rokok yang diminta, parang mengayun dari arah belakang Benny dan memgenainya. Benny pun melarikan diri, meski dalam keadaan terluka.

Dengan bantuan warga, Benny kemudian tiba di Polsek Kenyam, dan menceritakan kejadian yang dialaminya. Tak butuh waktu lama, aparat kemudian pergi ke tempat kejadian perkara dan mendapati Stevanus dalam kondisi meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.

Benny masih menjadi saksi kunci dalam insiden ini.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Olympic, Beladiri, Nasional, Badminton, DKI Jakarta, Papua
wwwwww