Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
21 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
14 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
3
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
14 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
14 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
20 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
19 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Nasional

Pemerintah Membuat Jadwal Percepatan Vaksinasi Covid-19

Pemerintah Membuat Jadwal Percepatan Vaksinasi Covid-19
Ilustrasi vaksinasi. (foto: ist./234rf)
Selasa, 26 Januari 2021 14:49 WIB
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan, Presiden Joko Widodo meminta penyelesaian vaksinasi terhadap 77,4 juta masyarakat Indonesia yang tejadwal Januari hingga Maret 2022 dapat dipercepat.

"Pemerintah sudah membuat jadwal di mana ada percepatan terhadap 77 juta masyarakat yang rencana awal Januari-Maret tahun depan itu ditarik ke depan," kata Airlangga dalam acara Akselerasi Pemulihan Ekonomi di Jakarta, Selasa (26/1/2021).

Dijelaskan, sebelumnya tahapan sasaran penerima vaksin Covid-19 gratis tercatat; gelombang pertama (Januari hingga April 2021) sebanyak 1,3 juta tenaga kesehatan, 17,4 juta pelayan publik, serta 21,5 juta orang lanjut usia; gelombang kedua (April 2021 hingga Maret 2022) sebanyak 63,9 juta masyarakat rentan di daerah risiko penularan tertinggi dan 77,4 juta masyarakat lain.

Sejauh ini, kata politisi Golkar itu sebagaimana dikutip dari antaranews.com, sebanyak 179 ribu dosis vaksin Covid-19 dari total 1,48 juta dosis yang didistribusikan, telah digunakan hingga 25 Januari 2021.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Voli, Nasional, SEA Games, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww