Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
13 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
15 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
10 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
11 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
12 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Kriminal

Legislator Demokrat Minta Jaringan Pipa Gas Digratiskan untuk Masyarakat

Legislator Demokrat Minta Jaringan Pipa Gas Digratiskan untuk Masyarakat
Anggota Komisi VII Fraksi Partai Demokrat DPR RI dari dapil Banten III, Zulfikar Hamonangan dalam rapat di Senayan, Jakarta, Rabu (27/1/2021). (gambar: tangkapan layar publikasi dpr ri)
Rabu, 27 Januari 2021 16:37 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi VII Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Zulfikar Hamonangan meminta DPR dalam hal ini Komisi VII untuk memperjuangkan instalasi pipa gas rumah tangga gratis bagi masyarakat.

"Pimpinan sidang Komisi yang terhormat, mungkin ini perlu kita tindak lanjut bagaimana caranya masyarakat dapat terbantu agar pemasangan ini tidak dikenakan biaya," kata Zulfikar dalam rapat bersama PT Perusahaan Gas Negara (PGN) di DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (27/1/2021).

Pemasangan jaringan pipa gas rumah tangga, diketahui terbagi dua skema yakni pemasangan gratis dan berbayar. Untuk yang gratis, penetapan dilakukan oleh Kementerian ESDM dengan data rekomendasi dari pemerintah daerah, dan menggunakan dana APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). Sementara untuk yang berbayar, PGN menjelaskan bahwa pemasangan instalasi listrik yang selama ini berbayar, dijadikan sebagai dasar pemikiran.

Dalam rapat tersebut, Zulfikar menekankan pentingnya mencari formula kebijakan agar pemasangan jaringan pipa gas rumah tangga bisa digratiskan. Selain karena menghindari beban bagi masyarakat, Ia khawatir masyarakat enggan memasang jaringan pipa gas jika harus membayar jutaan rupiah, hingga memilih tetap menggunakan gas tabung 3 Kg.

Zulfikar juga sempat meminta kepada PGN untuk diberi salinan data kuota pemasangan jaringan pipa gas gratis agar bisa memetakan dan membantu masyarakat untuk menerima jaringan pipa gas gratis.

Tak hanya itu, Ia juga meminta Direktur Utama PGN untuk berkomunikasi dengan Tenaga-Tenaga Ahli Komisi VII DPR RI agar tercipta sinergi untuk memberikan jaringan pipa gas gratis bagi masyarakat.

"Respon PGN kepada anggota dewan tidak respect. Saya minta ada usulan agar kiranya Pak Dirut bisa mengambil kesempatan untuk berkomunikasi juga dengan TA-TA kami, bagaimana cara solusinya ini agar jaringan pipa gas ini bisa terpasang (gratis untuk masyarakat, red)" kata Zulfikar.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Banten, DKI Jakarta, Badminton, Kriminal, Nasional, Voli, Ekonomi, PON
wwwwww