Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
23 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
20 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
19 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
16 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Home  /  Berita  /  Nasional

Kata Legislator NasDem ketika Ditanya soal Pergerakan Eks FPI

Kata Legislator NasDem ketika Ditanya soal Pergerakan Eks FPI
Legislator Fraksi Partai NasDem DPR RI dari daerah pemilihan Sumbar I, Lisda Hendrajoni. (foto: ist.)
Kamis, 28 Januari 2021 22:57 WIB
JAKARTA - Legislator Fraksi Partai NasDem DPR RI, Lisda Hendrajoni memastikan, negara melakukan pemantauan terhadap semua orang atau kelompok yang aktif dalam kegiatan terlarang, demi keamanan dan ketenteraman bangsa.

Pernyataan Lisda tersebut, menjawab wawancara media massa terkait perlu atau tidaknya negara memantau eks anggota FPI agar mereka tak terjerumus dalam kegiatan terlarang.

"Kalau terjerumus pada kegitan terlarang, bukan hanya eks anggota FPI yang perlu dipantau," tandas Lisda, Kamis (28/1/2021).

Sejauh ini, pasca FPI 'dibubarkan', beberapa orang mantan organisasi tersebut dikabarkan bergabung ke organisasi masyarakat (Ormas) lainnya. Terkait hal ini, Lisda menyatakan apresiasi pada mereka yang masih memilih jalan hidup untuk aktif di Ormas, meskipun berorganisasi bukanlah suatu keharusan.

"Kita bersyukur karena sejumlah anggota FPI begabung dengan Ormas Islam lain yang memiliki legal standing yang jelas seperti terjadi di Sumatra Selatan," kata Lisda.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, Metropolitan, Nasional, Kriminal, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww