Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
3 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
2 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
5
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
Kemenpora
3 jam yang lalu
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
6
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
3 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Kemenpora Minta PB PSTI Diminta Tingkatkan Prestasi

Kemenpora Minta PB PSTI Diminta Tingkatkan Prestasi
Kepengurusan PB PSTI pimpinan Asnawi Abdul Rahman saat dilantik KONI Pusat.
Kamis, 04 Februari 2021 20:55 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI) pimpinan Asnawi Abdul Rahman pada periode masa bakti 2021-2025 diminta memberikan prestasi untuk Indonesia.

Permintaan itu disampaikan Staf Ahli Bidang Hukum Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Samsudin saat memberikan sambutan dalam pelantikan PB PSTI di Lantai 12 Kantor KONI Pusat Gedung PPGBK Senayan Jakarta, Rabu (3/2/2021).

"Selamat kami ucapkan kepada pengurus besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI) masa bakti 2021-2025 yang telah dikukuhkan. Semoga PB PSTI ini menjadi kepengurusan yang kokoh dan solid untuk membawa prestasi sepak takraw Indonesia menjadi lebih baik dan meningkat," kata Samsudin.

Bicara soal prestasi, pria asal Subang, Jawa Barat itu juga tak lupa mengingatkan kembali asal-usul olahraga sepak takraw, dengan harapan Indonesia bisa menjadi yang terbaik dan tidak hanya di ASEAN saja.

"Olahraga sepak takraw berasal dari zaman kesultanan Melayu tepatnya sekitar pada tahun 634-713 M yang dimana dalam bahasa melayu disebut dengan sepak raga," ujarnya.

"Sepak takraw menunjukan bahwa ini berasal dari ASEAN yang sudah menyebar hingga ke penjuru dunia. Untuk itu, harapannya Indonesia sebagai negara terbesar di ASEAN menjadi yang terbaik. Dan semoga ini selalu menjadi kekuatan bagi sepak takraw Indonesia," harapanya.

Selain itu, Samsudin juga meminta kepada pengurus PB PSTI periode masa bakti 2021-2025 untuk terus menggalakan Tema Haornas 2020, yakni Sport Science, Sport Tourism dan Sport Industry.

Sebab, ketiganya memiliki tujuan untuk meningkatkan kebugaran masyarakat, mendorong prestasi olahraga dan membangkitkan perekonomian nasional.

"Tema Haornas 2020 yakni Sport Science, Sport Tourism dan Sport Industry akan terus digerakan oleh pengurus PB PSTI ini, karena dalam sepak takraw tiga komponen itu berbeda. Kemenpora akan terus mendorong agar sepak takraw Indonesia lebih baik," pungkasnya.

Sejatinya, tingginya kasus wabah virus corona (Covid-19) di Indoensia membuat pelantikan PB PSTI periode masa bakti 2021-2025 ini hanya dihadiri sejumlah pengurus inti yang diikuti seluruh anggota dari setiap daerah melalu zoom meeting. ***

wwwwww