Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
14 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
14 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
14 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
4
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
14 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
14 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
24 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Giliran LaNyalla dan Nono Sampono Terima Vaksin Sinovac

Giliran LaNyalla dan Nono Sampono Terima Vaksin Sinovac
Ketua DPD RI, LaNyalla M Mattaliti saat menerima Vaksin. (Foto: Humas)
Rabu, 10 Februari 2021 21:58 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Satu per satu pejabat lembaga tinggi negara menerima suntikan vaksin Covid-19 Sinovac. Kali ini Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti dan Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono. Vaksinasi dilakukan di ruang MCU RSPAD Jakarta, Rabu (10/2/2021) siang.

Seperti diketahui, LaNyalla dan Nono Sampono telah memasuki usia kepala enam. Sehingga baru mendapat vaksin jenis Sinovac yang diperuntukkan bagi penerima di atas usia 59 tahun. Karena produk pertama Sinovac diperuntukkan bagi usia 18 hingga 59 tahun.

"Alhamdulillah saya sama Pak Nono hari ini sudah divaksin oleh dokter Endra dari RSPAD. Tidak ada efek samping apa-apa. Karena itu jangan lagi ada penyebaran informasi yang tidak akurat terkait program vaksinasi, sehingga tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat," ungkap LaNyalla.

Senator asal Jawa Timur itu juga meminta Menteri Kesehatan agar distribusi vaksin ke daerah-daerah bisa lebih cepat. Sehingga tujuan untuk membentuk herd immunity di masyarakat segera terwujud.

Terutama seiring dengan penyiapan Puskesmas sebagai lokasi vaksinasi di daerah-daerah. Sehingga tidak harus terpusat di rumah sakit utama di di daerah. "Jadi terjadi percepatan vaksinasi massal. Asal disiapkan betul sarana dan sumber daya manusianya," tambahnya.***

wwwwww