Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
20 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
21 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
20 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
20 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
20 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
20 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  SEA Games

Percepat Distribusi, Moderna Minta Penambahan Dosis Vaksin Corona per Vial

Percepat Distribusi, Moderna Minta Penambahan Dosis Vaksin Corona per Vial
Ilustrasi vaksin corona produksi Moderna. (gambar: ist./modernatx.com)
Sabtu, 13 Februari 2021 20:17 WIB
JAKARTA - Perusahaan bioteknologi (AS) Amerika Serikat, Moderna, berkeinginan untuk menambah jumlah dosis vaksin corona produksi mereka dari 10 dosis per vial menjadi 15 dosis per vial (tabung kemasan).

"(Penambahan dosis ini, red) untuk memaksimalkan peluang memberikan lebih banyak dosis ke setiap pasar dengan lebih cepat. Moderna mengajukan untuk mengemas 15 dosis vaksin per vial dari sebelumnya berisi 10 dosis vaksin," kata juru bicara Moderna kepada AFP, seperti dikutip GoNews.co Sabtu (13/2/2021).

Terkait hal ini, FDA (Food and Drug Administration) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat telah menyetujui Moderna mengemas 14 dosis per botol.

Sementara itu, Moncef Slaoui yang merupakan kepala penasihat ilmiah untuk program pengembangan vaksin di bawah mantan presiden Donald Trump, menyambut baik kabar tersebut.

"Ini akan menjadi langkah maju yang bagus," kata Slaoui dalam sebuah pernyataan kepada New York Times.

Slaoui melanjutkan rencana Moderna menambah jumlah dosis per kemasan akan mempercepat jalur produksi vaksin menjadi kurang dari sepuluh minggu atau sebelum akhir April vaksin dapat terdistribusi secara menyeluruh.

Hingga saat ini program vaksinasi di Amerika Serikat baru mencapai sekitar sepuluh persen orang dari populasi. Dalam program vaksinasi tersebut kurang dari setengahnya menggunakan vaksin buatan Moderna dan sisanya menggunakan vaksin buatan Pfizer.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Basket, SEA Games, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww