Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
17 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
12 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
16 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
13 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
16 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  PON

Pemerintah Gandeng Perusahaan Swiss Kelola 25 Toilet di Danau Toba

Pemerintah Gandeng Perusahaan Swiss Kelola 25 Toilet di Danau Toba
Ilustrasi toilet umum yang dikelola Mister Loo. (gambar: ist./mister loo)
Senin, 15 Februari 2021 09:52 WIB
JAKARTA - Menko Marves (Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi), Luhut Binsar Pandjaitan, menunjuk Mister Loo, sebuah perusahaan startup sanitary toilet umum premium asal Swiss untuk mengelola toilet di kawasan wisata Danau Toba, Sumatera Utara.

Di sana, ada sekitar 25 toilet umum atau WC yang sudah dibangun sebagai hasil CSR (corporate social responsibility) beberapa perusahaan. Toilet-toilet itu tersebar di beberapa kawasan proyek pemerintah yang saat ini masih tahap pembangunan. Kawasan tersebut, antara lain di Dermaga Porsea, Dermaga Balige, Dolok Sipiak, dan Huta Siallagan Pulau Samosir.

Dia berharap, toilet-toilet tersebut dapat berfungsi seiring dengan selesainya pembangunan di titik-titik proyek pemerintah yang sudah rampung sebagian itu.

"WC itu penting karena di tempat-tempat spot turis kalau enggak ada WC, enggak ada air, tidak ada gunanya. Nah airnya kita ambil, kita bikin sumur, tarik ke atas sehingga itu berjalan. Kita berharap 25 toilet ini harus bersamaan selesainya nanti dengan semua, dari dermaga Porsea, Balige, dan sebagainya," pungkas Luhut, dikutip GoNews.co dari kompas.com, Senin (15/2/2021).***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, Voli, Nasional, Badminton, DKI Jakarta, Sulawesi Utara
wwwwww