Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
23 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
14 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
3
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
23 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
4
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
6 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
8 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Home  /  Berita  /  PON

Motor Masih Rusak karena Banjir? Tenang, Ada Bengkel Gratis dari Baznas!

Motor Masih Rusak karena Banjir? Tenang, Ada Bengkel Gratis dari Baznas!
Tenda bengkel gratis untuk memperbaiki sepeda motor korban banjir Jakarta. (foto: ist./baznas ri)
Selasa, 23 Februari 2021 16:05 WIB
JAKARTA - Baznas (Badan Amil Zakat Nasional), menyediakan layanan bengkel gratis untuk para korban banjir Jakarta, akhir pekan lalu. Ini adalah layanan mobile untuk memberi pelayanan gratis di sebanyak mungkin titik banjir di Jakarta.

"Banyak mobil dan motor yang terendam. Kami mencoba membantu bagi mereka yang bekerja dengan mengandalkan sepeda motor. Seperti ojek online, kemudian UKM (Usaha Kecil Mikro) dan usaha-usaha kecil lainnya yang sangat mengandalkan sepeda motor," kata Wakil Ketua Baznas, Mokhamad Mahdum, dalam pernyataan pers yang dikutip GoNews.co, Selasa (23/2/2021).

Layanan bengkel gratis tersebut, kata Mahdum, merupakan hasil kerjasama Baznas dengan aktifis klub motor dan para montir. "Kami akan targetkan beberapa puluh motor yang bisa bantu untuk diservis,".

Program bengkel gratis ini dimulai di Cipinang, Jakarta Timur, tapi mengingat banyaknya titik banjir di Jakarta pada akhir pekan lalu, layanan bengkel gratis ini akan dilakukan dengan sistem mobile. Kata Mahdum, bengkel gratis tersebut akan berpindah ke beberapa titik. Area seperti wilayah Mampang dan juga sekitaran Jabodetabek yang mengalami banjir dengan muka air yang tinggi, termasuk wilayah sorotan yang disebut.

Sementara itu, Kepala Divisi Pendistribusian Baznas, Ahmad Fikri, mengonfirmasi bahwa tenda bengkel gratis di Cipinang dipastikan mobile ke lokasi yang disesuaikan dengan lokasi terdekat dari tim bengkel gratis. Layanan bengkel gratis ini akan berjalan 2 - 3 hari di lokasi.

"Lokasi Layanan diupayakan di setiap lokasi terdampak banjir jika terdapat calon penerima manfaat dari ashaf mustahik. Sebagai contoh lokasi banjir di Perum (perumahan umum) Ciledug tidak ditemukan warga terdampak dari ashnaf mustahik fakir miskin. Lokasi juga menyesuaikan lokasi Pos Layanan Banjir Baznas," kata Fikri kepada GoNews.co, Selasa.

Di hari pertama bengkel gratis dibuka di Cipinang, ada BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji) yang disebut menyalurkan dana kemaslahatan untuk membantu warga korban banjir Jakarta dan sekitarnya melalui Baznas senilai Rp100 juta. Fikri memastikan, "Pembiayaan layanan bengkel gratis berasal dari dana zakat Baznas, belum dari BPKH,".

Masyarakat korban banjir yang tertarik dengan layanan bengkel gratis ini, tak bisa mencari informasi lokasi terkini tenda bengkel gratis melalui saluran telepon khusus. Karena, kata Fikri, "Layanan bengkel gratis tidak gunakan call center atau hotline karena tidak bersifat darurat tapi early recovery,".

Seperti diketahui, mulai Sabtu kemarin, beberapa wilayah Jabodetabek memang dilanda banjir. Hal itu dikarenakan, intensitas hujan yang sangat tinggi. Akhirnya, banyak kendaraan roda dua dan roda empat yang rusak karena terendam air hujan tersebut. Bengkel kendaraan gratis bagi korban banjir di wilayah Jabodetabek dari Baznas ini pun diharapkan mampu membantu masyarakat. ***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, DKI Jakarta
wwwwww