Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
8 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
8 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
8 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
8 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  SEA Games

Perusahaan Bisa Laksanakan Vaksin Gotong Royong, Masyarakat Tetap Terima Gratis

Perusahaan Bisa Laksanakan Vaksin Gotong Royong, Masyarakat Tetap Terima Gratis
Ilustrasi vaksin pencegah Covid-19. (gambar: ist./bandeep singh/indiatiday.in)
Sabtu, 27 Februari 2021 15:14 WIB
JAKARTA - Kementerian Kesehatan menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 10 Tahun 2021 yang mengatur tentang Program Vaksin Gotong Royong atau vaksin mandiri yang dilakukan oleh perusahaan swasta pada karyawan dan buruh.

Juru Bicara Vaksin COVID-19 dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan, meski diselenggarakan oleh perusahaan swasta, vaksin pencegahan Covid-19 tetap gratis bagi masyarakat penerima.

"Seluruh penerima Vaksin Gotong Royong tidak akan dipungut biaya apapun, atau tidak perlu ada pembayaran, vaksin diberikan secara gratis oleh perusahaan yang melakukan Vaksinasi Gotong Royong," kata Nadia, dalam konferensi pers Jumat, yang dikutip GoNews.co pada Sabtu (27/2/2021).

Vaksin yang digunakan dalam program Vaksin Gotong Royong tersebut, kata Nadia, berbeda dengan Vaksin yag digunakan pemerintah saat ini (Sinovac, AstraZeneca, Novavac, dan Pfizer).

Dengan pembedaan vaksin tersebut, kata Nadia, "Kita memastikan tidak ada kebocoran vaksin tersebut untuk digunakan dalam program Vaksin Gotong Royong. Vaksinasi Gotong Royong akan berjalan setelah tersedia vaksinnya. Pengadaan Vaksin Gotong Royong menjadi ranah Kementerian BUMN dan PT Biofarma,".

Nantinya, kata Nadia, badan usaha yang memiliki fasyankes (fasilitas layan kesehatan) yang memenuhi syarat memberikan vaksinasi, dapat menggelar vaksinasi di fasilitas kesehatan tersebut.

"Pihak pelaksana harus berkoordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten-kota setempat, setiap fasilitas kesehatan yang melaksanakan Vaksinasi Gotong Royong harus melakukan pencatatan pelaporan elektronik melalui sistem informasi satu data vaksin COVID-19 ataupun secara manual untuk disampaikan pada dinas kesehatan," jelas Nadia.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Nasional, SEA Games, DKI Jakarta
wwwwww